Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Tatang Kurniadi, menyatakan tim penyelam gabungan di KRI Banda Aceh sudah menemukan sebuah black box berupa Cockpit Voice Recorder (CVR). Namun, ia enggan memastikan CVR yang ditemukan tersebut adalah miliki pesawat AirAsia QZ8501. "Iya, sudah ketemu tadi pagi. Tapi saya selaku Ketua KNKT yang mewakili negara harus memeriksa lebih lanjut, tidak bisa sembarangan menetapkan," kata Tatang saat menggelar konferensi pers di Lanud Iskandar, Pangkalanbun, Kalimantan Tengah, Selasa (13/1). Untuk memastikan itu, Tatang langsung menuju KRI Banda Aceh. Pantauan merdeka.com di lokasi, Tatang menuju KRI Banda Aceh menggunakan heli HU-420 milik TNI AU. Sementara, Panglima Koarmabar Laksamana Muda TNI Widodo yang baru tiba di Lanud Iskandar langsung ikut dengan Tatang menggunakan heli Dauphin milik Basarnas. Nantinya, CVR tersebut akan dibawa ke Lanud Iskandar, Pangkalanbun sebelum diterbangkan ke Kantor KNKT di Jakarta untuk diteliti lebih lanjut.
KNKT & Panglima Koarmabar ke KRI Banda Aceh,pastikan CVR AirAsia
"Saya selaku Ketua KNKT yang mewakili negara harus memeriksa lebih lanjut, tidak bisa sembarangan menetapkan."
Rekomendasi