Akibat main petasan, 9 warga Denpasar rayakan tahun baru di RS

Selain dari Kota Denpasar, ada beberapa korban ledakan petasan yang dirawat di RS itu berasal dari Kabupaten Gianyar.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Akibat main petasan, 9 warga Denpasar rayakan tahun baru di RS
Pesta kembang api Tahun Baru 2015. ©2015 Merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Malam tahun baru identik dengan kembang api dan petasan. Namun terkadang orang tak sadar akan bahayanya, khususnya petasan. Sama seperti di Kota Denpasar, sedikitnya sembilan dari berbagai usia menjadi korban ledakan petasan saat merayakan Tahun Baru 2015 sehingga harus mendapat perawatan intensif di rumah sakit."Tadi malam sampai saat ini sudah ada sembilan pasien korban petasan, termasuk seorang pria berusia 41 tahun yang terkena percikan kembang api pada bagian," kata Kepala Sub Bagian Humas RSUP Sanglah, Denpasar, dr Kadek Nariyantha, Kamis (1/1), seperti dilansir Antara.Dari sembilan korban ledakan petasan itu, lanjut dia, sedikitnya dua orang di antaranya sampai saat ini masih menjalani rawat inap karena mengalami luka serius."Sedangkan tujuh pasien sudah bisa diizinkan pulang," ujarnya.Selain dari Kota Denpasar, ada beberapa korban ledakan petasan yang dirawat di rumah sakit itu berasal dari Kabupaten Gianyar.

Rekomendasi