Usai bagi sembako murah, Mega dan Tommy Winata bertemu tertutup

Artha Graha Network bekerjasama dengan PDIP menggelar pembagian paket sembako murah di kantor DPP PDIP Lenteng Agung.

Faiq Hidayat
Oleh Faiq Hidayat - Reporter
Usai bagi sembako murah, Mega dan Tommy Winata bertemu tertutup
Tommy Winata dan Megawati. ©2014 Merdeka.com

Pengusaha besar Tommy Winata hadir dalam acara peringatan Hari Ibu di kantor DPP PDIP Lenteng Agung, Jakarta Selatan pada Senin (22/12).Dalam pantauan merdeka.com, bos Grup Artha Graha atau Artha Graha Network dan juga pendiri yayasan Artha Graha Peduli itu hadir dalam acara bazar murah di depan lapangan parkir DPP PDIP yang juga dipelopori oleh yayasannya.Tommy sebelumnya sempat terkesan bersembunyi di keramaian warga Lenteng Agung yang hadir di acara bazar murah ini. Tommy mengenakan kemeja putih dan celana hitam serta topi.Tak berselang lama, Tommy pun membuka topinya dan bergabung dengan Plt Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP PDIP Ribka Tjiptaning.Kemudian Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri hadir di bazar tersebut sekitar pukul 12.15 WIB. Mega langsung disambut oleh warga yang hadir untuk mengantre sembako murah tersebut.Megawati pun langsung berada di atas podium kecil bersama Tommy Winata. Kemudian menyerahkan simbolik bantuan sembako yang langsung diserahkan oleh Tommy. Tak berselang lama, Tommy dan Mega langsung bergegas pergi namun tidak semobil menuju kantor DPP PDIP.Setelah tiba di Kantor DPP PDIP, Tommy, Mega dan Hasto memasuki salah satu ruangan di lantai 1 Kantor DPP PDIP. Wartawan pun dilarang oleh petugas keamanan berbaju safari untuk tak memasuki ruang tersebut dengan alasan makan siang.Dalam rangka peringatan hari ibu, PDIP mengadakan bazar murah dan workshop bagi 68 kader muda PDIP di House of Eva Jagakarsa. Selain itu pada puncak acaranya, akan diberikan Sarinah Award kepada 10 wanita berprestasi.Ketua DPP PDIP Bidang Perempuan dan Anak, Wiryanti Sukamdani mengatakan partainya menggelar acara tersebut untuk menunjukkan perjuangan kaum perempuan."Saya pun mengajak kepada perempuan Indonesia untuk mengembalikan roh dan semangat diperingatinya hari ibu di Indonesia yaitu sebagai hari kebangkitan politik perempuan Indonesia."

Rekomendasi