Pihak Senayan Trade Center (STC) malam ini mendatangi rumah keluarga Amanda Dewi Nugroho (7), bocah yang tewas kesetrum saat duduk di bangku mal tersebut. Koordinator Sekuriti STC Arif Rahman mengatakan, kedatangan pihaknya hanya untuk menghadiri acara 7 hari almarhumah."Kami intinya selain turut duka cita, mungkin ini pas 7 hari tahlilan berkesempatan datang, kenapa tidak," kata Arif Rahman di Jalan H. Pekir No. 11, Grogol Utara, Jakarta Pusat, Senin (17/11).Arif mengatakan, kedatangannya mewakili pihak manajemen mal STC bersama tim Engineering. Menurut dia, sudah ketiga kalinya berkunjung ke rumah korban. Dia juga mengatakan, kedatangannya bukan untuk memberikan bantuan."Bantuan nggak ada. Kunjungan ini 3 kalinya bersama tim engineering dan manajemen STC," ujarnya.Selain itu, soal rencana orang tua korban yang akan membuat laporan ke Polres Jakarta Pusat esok pagi, Arif mengatakan, pihaknya akan mengikuti proses hukum yang ada."Kita ikuti saja prosesnya, kalau dimintai keterangan sama polisi kami datang," katanya.Soal rencana Komisi Perlindungan Anak Indonesia yang akan memanggil pihak STC pada Rabu (19/11) ke kantornya, Arif mengaku tidak tahu. "Nggak tahu kalau ada pemanggilan dari KPAI," jelasnya.Sementara ayah Amanda, Sasmito Nugroho tak mempermasalahkan kedatangan pihak perwakilan STC ke ke rumahnya. "Kalau silaturahmi nggak apa-apa. Tapi kalau ngasih bantuan kami tolak," ujarnya.
Tak beri bantuan, pihak STC cuma hadiri tahlilan keluarga Amanda
"Kalau silaturahmi nggak apa-apa. Tapi kalau ngasih bantuan kami tolak," ujar Sasmito, ayah Amanda.
Advertisement
Rekomendasi