Pantau kekuatan maritim, Menhan akan tinjau laut Indonesia

"Saya akan keliling perbatasan, apa yang diperlukan misalnya untuk kekuatan maritim," kata Ryamizard.

Andrian Salam Wiyono
Oleh Andrian Salam Wiyono - Reporter
Pantau kekuatan maritim, Menhan akan tinjau laut Indonesia
Deretan kapal perang di Pangkalan Armada Timur TNI AL, Surabaya. ©2012 Google Maps

Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu akan meninjau perbatasan di Indonesia. Peninjauan itu dilakukan untuk memastikan seberapa solid kekuatan pertahanan perbatasan laut di Indonesia.Ryamizard menjelaskan, usai peninjauan itu pihaknya baru akan menentukan apakah pertahanan di daerah perbatasan ditambah."Saya akan keliling perbatasan, apa yang diperlukan misalnya untuk kekuatan maritim apa yang diperlukan, baru saya tentukan (penambahan)," kata dia usai membuka Munas II Korps Nasional Menwa Indonesia di ITB Bandung, Jumat (14/11).Sejauh ini dia merasa pertahanan di perbatasan Indonesia cukup memadai. Bahkan kekuatan Indonesia sekarang lebih baik di banding Australia. Sebelumnya, Indonesia memang bekerja sama dengan Australia ihwal pertahanan di perbatasan. Namun kerja sama itu dicabut menyusul skandal penyadapan pada tahun lalu."Kekuatan kita itu ke-19 besar di dunia, di Asean kita paling kuat, bahkan di atas Australia kita paling kuat, untuk pertahanan fisik sementara cukup," ujarnya.

Rekomendasi