Korban penembakan 2013 di Yogya sesalkan aksi serupa terulang

polisi harus segara bertindak untuk mengusut tuntas kasus penembakan yang terjadi di Yogyakarta.

Kresna
Oleh Kresna - Reporter
Korban penembakan 2013 di Yogya sesalkan aksi serupa terulang
Mobil Amien Rais ditembak. ©2014 merdeka.com/kresna

Lestanta Budiman atau yang akrab dipanggil Lobo korban teror penembakan pada 4 November 2013 lalu menyesalkan aksi penembakan oleh orang tak bertanggung jawab kembali terjadi. Dosen sekaligus kader partai PDIP tersebut merasa geram mendengar kabar kasus serupa terjadi di rumah Amien Rais.Dia mengatakan meski berbeda afiliasi partai dengan Amien Rais, namun dia tetap merasa prihatin dengan kondisi Yogya yang sudah tidak lagi aman."Saya juga merasa bagaimana begitu, Yogya kembali diserang teror, meski pak Amien berbeda partai dengan saya, tapi teror tetaplah teror dan hak warga Indonesia adalah mendapatkan rasa aman," kata Lobo saat dihubungi merdeka.com, Jumat (07/11).Menurutnya, polisi harus segara bertindak untuk mengusut tuntas kasus penembakan yang terjadi di Yogyakarta. Dalam kasus penembakan yang dialaminya, dia menilai polisi tidak memberikan penanganan yang serius. Karena itu dia meminta polisi kali ini untuk bekerja lebih serius."Sampai sekarang saya tidak pernah dikabari bagaimana perkembangan kasus saya, polisi harus lebih serius, kasus saya belum selesai, sekarang pak Amien Rais jadi sasaran," ujarnya.Teror penembakan terhadap Lobo sendiri terjadi pada 4 November 2013 dini hari di rumahnya di Jalan Wahid Hasyim, Yogyakarta. Saat itu Lobo sedang berdiskusi dengan tim kampanyenya untuk persiapan pencalegannya. Pelaku saat itu melepaskan dua kali tembakan. Satu mengarah tepat di kepala Lobo, namun berhasil dihindari oleh Lobo. Sementara satu tembakan lagi justru mengenai tangan rekan Lono.

Rekomendasi