5 Aksi balasan FPI usai diacak-acak polisi

Ketua FPI Habib Muhsin Ahmad mengatakan pihaknya adalah korban. Mereka disikat polisi dengan sikap brutal.

Eko Prasetya
Oleh Eko Prasetya - Reporter
5 Aksi balasan FPI usai diacak-acak polisi
FPI demo Ahok. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Front Pembela Islam (FPI) tak puas dipukul balik polisi, saat demo menolak Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) jadi Gubernur DKI Jakarta di Balai Kota dan di DPRD DKI Jakarta. Apalagi, markas mereka dikepung oleh ribuan polisi buntut dari bentrokan itu.Ketua FPI Habib Muhsin Ahmad mengatakan kalau mereka sebetulnya adalah korban. Mereka disikat polisi dengan sikap brutal."Ada laskar yang ditangkap dan dimasukan dalam mobil lalu masukan gas air mata, dan ada yang dilindas motor Sabhara ada patah di situ," kata Muhsin.Berikut aksi FPI usai diacak-acak polisi yang dirangkum merdeka.com, Selasa (14/10).

Ketua FPI Habib Muhsin Ahmad mengadu ke DPD DKI Jakarta di kompleks parlemen soal aksi demo mereka. Menurut dia, FPI sudah mengumpulkan fakta pelanggaran yang dilakukan oleh pihak Kepolisian yang menjadi pemicu bentrok.Pertemuan itu dilakukan kurang lebih selama satu jam. Hadir senator asal DKI Jakarta Fahira Idris, AM Fatwa, Dailami Firdaus dan Abdul Aziz.

Ketua FPI Habib Muhsin Ahmad mengatakan kalau investigasi dilakukan dan hasilnya membuktikan adanya pelanggaran dari polisi, pimpinan mereka harus bertanggungjawab. Mereka juga meminta DPRD DKI membentuk Pansus untuk menangani kasus bentrokan itu."Kalau benar kami dilawan pakai kekerasan, Kapolda harus dicopot dan bila Kapolri juga bicara maka juga mundur dan bertanggungjawab," katanya.

FPI membentuk Tim 9 yang bertugas melakukan fakta pelanggaran yang mungkin dilakukan Polda Metro Jaya terhadap pihaknya, saat bentrok di depan DPRD dan Balai Kota DKI Jakarta. Mereka mengklaim kalau anggotanya diinjak-injak oleh polisi dan mobil mereka dihancurkan oleh polisi dengan brutal.

FPI merasa disudutkan saat bentrokan tersebut. FPI menuding bahwa pihaknya yang mengalami kebrutalan polisi.FPI membentuk tim untuk melakukan investigasi. FPI meminta kalau mereka menemukan pelanggaran itu, sebagai bentuk tanggung jawab Kapolri Jenderal Sutarman harus mundur dari jabatannya."Bila Kapolri juga bicara maka juga mundur dan bertanggungjawab," kata Ketua FPI Habib Muhsin Ahmad.

FPI bentrok dengan polisi beberapa waktu lalu di depan DPRD dan Balai Kota DKI, saat demo menolak Ahok. Sejumlah polisi luka-luka akibat kena lemparan batu dan tebasan samurai.Namun, pihak FPI mengklaim kalau merekalah yang merupakan korban kebrutalan polisi. Mereka menuding polisi saat menangkap anggota FPI dengan acara represif.FPI menyebut polisi memasukkan gas air mata ke mobil yang diisi oleh anggota FPI yang ditangkap. Bahkan, FPI menyebut ada anggotanya yang dilindas motor oleh polisi.

Rekomendasi