Menpora: Timnas U-19 decline karena ikut turnamen di Brunei

Setelah dari Spanyol seharusnya timnas istirahat sehingga fisik kembali pulih.

Putri Artika R
Oleh Putri Artika R - Reporter
Menpora: Timnas U-19 decline karena ikut turnamen di Brunei
Roy Suryo jumpa pers penyadapan. ©2013 Merdeka.com/arif pitoyo

Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo menilai kekalahan Timnas Indonesia U-19 di ajang Piala Asia karena kondisi Garuda Muda sedang menurun. Menurut Roy, para pemain kelelahan setelah mengikuti serangkaian laga seperti turnamen di Brunei."U-19 enggak bisa masuk karena memang terakhir kalau kami lihat satu dua bulan terakhir, ada sedikit decline, gara-gara mereka ikuti turnamen Hassanal Bolkiah di Brunei," ujar Roy usai menerima Tanda Kehormatan dari Presiden di Istana Negara, Jakarta, Senin (13/10).Roy mengatakan, seharusnya timnas hanya dikirim ke Spanyol. "Yang saya dengar memang ada sedikit miss, waktu itu harusnya dikirim ke Spanyol. Akhirnya memang dikirim ke Spanyol," ujarnya.Setelah dari Spanyol seharusnya timnas istirahat sehingga fisik kembali pulih. "Itu dalam kondisi U-19 masih harusnya istirahat, masih belum siap dimainkan," ujarnya.Roy meminta Evan Dimas dkk tidak patah semangat setelah tersingkir di ajang Piala Asia. Sebaiknya, dari kekalahan itu belajar untuk bisa kembali bangkit."Tapi apapun itu, para pemain terbaik dari U-19 termasuk Evan Dimas, Rafi Murdianto dan kawan-kawan, bisa kemudian bangkit dan masuk ke klub mereka dan konsentrasi ke sana," ujarnya."Kita masih punya harapan nanti mereka akan masuk di U-21, U-23, dan di bawah U-19 ada pembinaan U-16, U-14, dan 12. Ini sudah, jangan terpaku dengan ini, segera bangkit dan susun masa depan lebih baik," ujar Roy lagi.Sementara itu, untuk evaluasi Roy menyerahkan kepada PSSI. Meski tidak mencapai target Piala Dunia, Roy berharap PSSI dapat membuat target baru bagi tim sepakbola Indonesia ini."Targetnya kan Piala Dunia U-20, target ini kan sudah pasti tidak tercapai. Jadi makanya harus buat target baru. Evaluasi ke dalam saya percayakan kepada Badan Tim nasional PSSI untuk melakukan segala hal," ujarnya.

Rekomendasi