Bahas kisruh, pihak Sea World dan Ancol mediasi di Polres Jakut

Pertemuan kedua belah pihak yang dimulai sejak pukul 10.30 WIB berlangsung tertutup.

Dharmawan Sutanto
Oleh Dharmawan Sutanto - Reporter
Bahas kisruh, pihak Sea World dan Ancol mediasi di Polres Jakut
Sea World Ancol tutup. ©2014 Merdeka.com

Kekisruhan yang terjadi antara pihak PT Sea World Indonesia dengan PT Pembangunan Jaya Ancol terkait perpanjangan kontrak kerja sama kedua belah pihak, membuat pihak Polres Jakarta Utara mencoba menjadi penengah untuk melakukan mediasi. Pertemuan kedua belah pihak dilakukan di ruangan Rupatama lantai 3 Polres Jakarta Utara.Dari pantauan merdeka.com, Rabu (8/10), pertemuan kedua belah pihak yang dimulai sejak pukul 10.30 WIB berlangsung tertutup. Sampai pukul 11.40 WIB, pertemuan yang mengagendakan mediasi kedua belah pihak masih berlangsung.Sebelumnya, wahana rekreasi Sea World seluas tiga hektar tersebut tutup sejak 27 September lalu dan telah dipagari besi sehingga menutup datangnya pengunjung. Pagar besi tersebut terdapat sebuah spanduk bertuliskan 'Bahwa terhitung sejak diterbitkan surat pemberitahuan ini, sarana rekreasi dan fasilitas-fasilitas yang ada pada Undersea World tertutup sementara untuk umum'. Adapun pengumuman pemberitahuan tersebut atas nama PT Pembangunan Jaya Ancol, Tbk. "Sea World tidak pernah menutup operasional, kami Sea World tetap buka. Istilah kasarnya pengunjung kami dihalang-halangi masuk ke Sea World oleh pihak Ancol," kata Presiden Direktur Sea World, Yongki Salim di Sea World, Ancol, Jakarta Utara, Rabu(1/10)

Rekomendasi