Aksi massa Front Pembela Islam (FPI) yang menuntut Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mundur dari jabatannya di gedung Balai Kota dan DPRD DKI Jakarta berakhir anarkis. Melihat tindakan melawan hukum itu, pihak kepolisian langsung bertindak cepat dan mengepung markas FPI di Petamburan, Jakarta Pusat.Pengepungan tersebut dilakukan untuk mencari otak di balik insiden tersebut. Bahkan, tak tanggung-tanggung ribuan polisi dikerahkan lengkap dengan senjata laras panjang, pemukul dan tameng.Selain itu, pengepungan tersebut juga dipimpin secara langsung oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Unggung Cahyono.Drama pengepungan tersebut sendiri berujung dengan penangkapan sang koordinator lapangan, Ustaz Irwan. Berikut ini ketegangan di Petamburan saat polisi mengepung markas FPI yang dirangkum merdeka.com:
Advertisement
Pasukan gabungan dari Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta pusat mengepung markas Front Pembela Islam (FPI) di Jl Petamburan III, Jakarta Pusat. Mereka menyandang senjata laras panjang, lengkap dengan pemukul dan tameng. Mereka juga mengerahkan anjing K-9.Pantauan merdeka.com, Jumat (3/10), polisi berjaga di Jl KS Tubun. Tepat di muka pertigaan Jl Petamburan III. Suasana cukup menegangkan.Sementara itu beberapa petinggi polisi masuk ke dalam gang untuk bernegosiasi dengan para tokoh FPI.Jl KS Tubun ditutup total dan terpaksa dialihkan. Pengepungan markas FPI ini diduga buntut kericuhan demonstrasi di kantor Ahok, siang tadi.
Advertisement
Kondisi mencekam kemarin terjadi di markas Front Pembela Islam (FPI), Jalan Petamburan III, Jakarta Pusat. Markas tersebut juga tempat tinggal pimpinan FPI, Habib Rizieq.Pantauan merdeka.com, Jumat (3/10), polisi menyiapkan mobil water cannon juga mencegah aksi FPI. Di lokasi, polisi sedang masuk ke rumah Ketua Umum FPI Rizieq Shihab untuk negosiasi.Selain itu, perwakilan FPI juga melakukan pertemuan dengan Kapolda Metro Irjen Unggung Cahyono di lokasi. Suasana tegang mewarnai lokasi kejadian.
Advertisement
Ribuan polisi mengepung markas Front Pembela Islam (FPI) di Jalan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Diduga pengepungan itu buntut dari kerusuhan di Gedung DPRD.Pantauan merdeka.com di lokasi, Jumat (3/10), polisi menutup Jalan KS Tubun, akses jalan ke Petamburan. Tampak beberapa truk yang mengangkut polisi sudah merapat ke markas FPI tersebut.Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Unggung Cahyono, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Sudjarno, Kapolres Jakarta Pusat Kombes Hendro Pandowo. Mereka sudah berada di lokasi.FPI dan polisi tengah bernegosiasi di lokasi. Polisi mendesak koordinator demo di Gedung DPRD DKI yang berakhir ricuh untuk menyerahkan diri.
Advertisement
Kapolda Metro Jaya Irjen Unggung Cahyono mengatakan anak buahnya sudah mengamankan koordinator lapangan (korlap) yang memimpin demo anarkis FPI tersebut."Ini buntut dari aksi di DPRD dan Balai Kota. Kami dapet informasi, kalau FPI kumpulkan massa di sini. Makanya saya jemput korlapnya di sini (Petamburan)," jelas Unggung di lokasi, Jumat (3/10).Unggung menuturkan, korlap tersebut dibawa ke Polda Metro Jaya untuk dimintai keterangan terkait demo ricuh tersebut."Namanya Ustaz Irwan dan kami bawa ke Polda untuk dimintai keterangan," jelas dia. Dengan demikian, pihak kepolisian sudah mengamankan 21 orang anggota FPI, termasuk seorang korlap.