Kemenhub: Kapal tenggelam di Kapuas karena kelebihan penumpang

Pihak KUPP dan instansi terkait telah menarik kapal Berkat Bersaudara merapat ke kampung Kapuas.

Nurul Julaikah
Oleh Nurul Julaikah - Reporter
Kemenhub: Kapal tenggelam di Kapuas karena kelebihan penumpang
Ilustrasi kapal tenggelam. ©shutterstock.com

Kementerian Perhubungan telah mendapat laporan mengenai terkait tragedi tenggelamnya kapal penyeberangan antar kampung Berkat Bersaudara GT 4 milik H. Iyus yang mengangkut 60 orang penumpang, dan 15 Sepeda motor. 

Kepala Pusat Komunikasi Kementerian Perhubungan J.A Barata menuturkan, dari keterangan Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kuala Kapuas, Wahyudi, tenggelamnya kapal di Kuala Kapuas, Banjarmasin, Kalimantan Selatan itu karena kelebihan kapasitas.

"Penyebab dari tenggelamnya kapal tersebut karena kelebihan penumpang. Akibatnya 10 orang dinyatakan meninggal, 8 orang masih dalam pencarian dan 15 motor hilang," ujar Barata melalui siaran pers yang diterima merdeka.com, Selasa (29/7).

Hingga berita ini diturunkan, pihak KUPP dan instansi terkait telah menarik kapal Berkat Bersaudara merapat ke kampung Kapuas.

Sebelumnya, Kasubsi Potensi SAR Kantor Basarnas Banjarmasin, Robert Sirait menuturkan, kapal nahas itu awalnya hendak berlayar dari Desa Tanamas menuju Kota Kapuas Kalteng.

Namun di tengah perjalanan, entah kenapa terjadi masalah sehingga membuat kapal feri tersebut tenggelam di tengah Sungai Kapuas. "Setelah itu kita langsung terjun mencari para korban kapal tenggelam," ujar Robert.

Kendati demikian, Robert mengaku, belum mengetahui detail identitas para korban. Tim penyelamat yang beranggotakan puluhan petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kapuas, BPBD, Kodim, Polres dan Tagana yang dibantu Tim SAR Banjarmasin saat ini masih mencari korban.

Rekomendasi