Geruduk kantor PKS, demonstran desak Fahri Hamzah dipecat

Protes ini dilakukan setelah Fahri dianggap menghina Jokowi.

Angga Yudha Pratomo
Oleh Angga Yudha Pratomo - Reporter
Geruduk kantor PKS, demonstran desak Fahri Hamzah dipecat
Fahri didemo. ©2014 Merdeka.com/Angga Yudha Pratomo

Puluhan masyarakat yang mengatasnamakan Jaringan Nasional Santri Indonesia Berdaulat mendesak Partai Kesejahteraan Sejahtera (PKS) agar memecat Fahri Hamzah. Mereka menganggap politikus PKS ini telah menghina capres Jokowi sebagai orang sinting.Hal itu diungkapkan Presidium Jaringan Nasional Santri Indonesia Berdaulat Firman Abdul Hakim di depan markas PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Rabu (2/7). Menurutnya, Fahri telah menghina para santri lantaran menyebut wacana Jokowi yang jadikan 1 Muharam sebagai hari santri hanya janji belaka."Meminta kepada PKS dan Presiden PKS Anis Matta untuk segera memecat Fahri Hamzah yang telah melukai hati santri dan umat Islam," kata Firman.Selain mendesak dipecat, kata Firman, pihaknya juga meminta agar Fahri segera bertaubat. Terlebih, seharusnya politisi PKS itu ditangkap. "Fahri Hamzah harus segera bertaubat kepada Allah SWT. Dan juga segera tangkap dan adili Fahri karena telah menghina Jokowi," terangnya.Pantauan merdeka.com, para demonstran tersebut diisi mayoritas para bocah. Diperkirakan, para peserta demo tersebut berusia 12-15 tahun. Mereka bertugas hanya memegang spanduk bertuliskan sindiran kepada Fahri Hamzah. Selain itu, para demonstran juga tak segan mengeluarkan kata-kata kotor yang menghina Fahri dan PKS.Untuk diketahui, pada Kamis (27/6), Fahri Hamzah mengeluarkan celotehannya terkait wacana Jokowi yang menjadikan 1 Muharam menjadi hari santri. Melalui akunnya, @fahrihamzah, dia berceloteh, "Jokowi janji 1 Muharam hari santri. Demi dia terpilih, 360 hari akan dijanjikan ke semua orang. Sinting!"

Rekomendasi