Surat DKP soal pemecatan Prabowo dibentangkan di depan Istana

Spanduk berukuran 3x1 meter itu memuat poin-poin yang membuat Prabowo dipecat dari militer.

Eko Prasetya
Oleh Eko Prasetya - Reporter
Surat DKP soal pemecatan Prabowo dibentangkan di depan Istana
Surat DKP dibentangkan di Istana. ©2014 Merdeka.com/Eko Prasetyo

Keluarga korban penculikan aktivis dan sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) menggelar aksi rutin Kamisan di depan Istana Merdeka. Dalam aksi itu mereka membawa sejumlah atribut dan foto keluarga mereka yang hingga kini masih hilang.Pantauan merdeka.com, Kamis (26/6), beberapa dari mereka mengenakan topeng wajah Prabowo Subianto . Selain itu, mereka juga membentangkan spanduk raksasa berupa surat dokumen Dewan Kehormatan Perwira (DKP) pemecatan Prabowo Subianto dari dinas militer.Spanduk DKP raksasa itu berukuran 1x3 meter. Spanduk itu memuat poin-poin yang membuat Prabowo dipecat dari militer.Selain itu, mereka juga membawa spanduk bertuliskan 'Jangan pilih calon presiden penculik mahasiswa dan pemuda 1997/1998'. Mereka juga mempertanyakan nasib 13 aktivis yang masih hilang dan menuntut pengungkapan dalang insiden 1998."Delapan tahun kami melakukan kamisan dan belum ada tanggapan dari pemerintah," keluh seorang demonstran.

Rekomendasi