Di pertandingan ini sudah tidak menentukan apapun bagi kesebelasan Honduras. Namun ini menjadi partai hidup dan mati bagi Swiss. Sebab Gokhan Inler dkk dipaksa harus menang bila tak mau angkat koper lebih dulu. Tetapi jalan tidak akan mulus begitu saja, walau Honduras sudah tak menentukan apapun, anak asuh Luis Suarez ini masih punya misi tersembunyi, yakni menang untuk pertama kalinya di Piala Dunia.Tak mau ambil resiko, Swiss langsung tancap gas. Babak pertama berjalan enam menit Swiss buka keunggulan. Menerima umpan Stephan Lichtsteiner, sejenak Xherdan Shaqiri kuasai bola dan berputar membalikkan badan lalu kemudian menembak bola dengan keras menggunakan kaki kirinya. Bola pun masuk ke sudut atas gawang Ekuador. Honduras tak nyaman hanya bermain bertahan, kemudian mencoba menyerang. Peluang didapatkan Honduras. Brayan Beckeles berada di kotak penalti dalam posisi bebas untuk melakukan tembakan ke gawang. Namun tembakan yang dia lakukan masih jauh melebar.Terus menyerang membuat Honduras lupa bertahan. Hasilnya Swiss mampu memperlebar keunggulan. Kerja sama satu-dua Shaqiri dengan Josip Drmic membuat Noel Valladares harus memungut bola untuk kedua kalinya di menit 31.Hingga waktu turun minum tiba tidak ada lagi gol tambahan ataupun gol balasan dari Honduras. Sementara Swiss di atas angin dan di ambang lolos ke 16 besar.
Susunan pemain
Honduras (4-2-3-1): Noel Valladares (k), Brayan Beckeles, Victor Bernardez, Maynor Figueroa, Juan Carlos Garcia, Jorge Claros, Wilson Palacios, Oscar Garcia, Roger Espinoza, Carlo Costly, Jerry Bengtson.
Pelatih: Luis Suarez.Swiss (4-2-3-1): Diego Benaglio, Stephan Lichtsteiner, Johan Djourou, Fabian Schar, Ricardo Rodriguez, Valon Behrami, Gokhan İnler (k), Xherdan Shaqiri, Granit Xhaka, Admir Mehmedi, Josip Drmic.
Pelatih: Ottmar Hitzfeld.