Polisi pastikan Mahasiswi Unpad asal Malaysia tidak diperkosa

Hasil visum tidak ada kekerasan terhadap organ vital tubuh korban dan polisi juga tidak menemukan adanya sperma.

Andrian Salam Wiyono
Oleh Andrian Salam Wiyono - Reporter
Polisi pastikan Mahasiswi Unpad asal Malaysia tidak diperkosa
Ilustrasi Penculikan. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock

Hasil visum terhadap JS (20) Mahasiswi Unpad asal Malaysia tidak ditemukan adanya kekerasan seksual. Temuan itu bertolak belakang dengan laporan korban yang mengaku diculik dan diperkosa. JS ditemukan lemas di Rumah Makan Grafika Lembang Kabupaten Bandung Barat 17 Mei lalu oleh warga sekitar."Hasil visum tidak ada kekerasan terhadap organ vital tubuh korban dan kami juga tidak menemukan adanya sperma," kata Kapolda Jabar Irjen Pol Mochamad Iriawan di Bandung, Senin (9/6).Menurut dia, kehadiran mahasiswi Jurusan Kedokteran itu dibutuhkan untuk penyelidikan lanjut. Saat ini JS masih berada di Malaysia. Polisi saat ini akan mencocokkan sejumlah barang bukti dan keterangan saksi."Kita akan kembali panggil dia yang kini berada di Malaysia untuk dimintai keterangan lebih lanjut," jelasnya.Untuk diketahui, JS yang mengaku diculik pada Jumat 16 Mei lalu saat mengambil uang di ATM di kawasan Jatinangor. Namun tiba-tiba JS di datangi pelaku dan dibius kemudian dibawa menggunakan mobil sebelum akhirnya ditemukan warga di kawasan Lembang, sehari kemudian.

Rekomendasi