Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Eva Kusuma Sundari menyoroti para kepala daerah, yang kini menjadi anggota tim pemenangan peserta Pilpres 2014.
Eva menilai, apabila para kepala daerah tersebut menjadi anggota tim pemenangan pasangan capres dan cawapres, mereka harus mengajukan cuti agar tidak mengganggu tugas.
Meski mengajukan cuti, Eva menilai jabatan kepala daerah masih rawan penggunaan fasilitas-fasilitas negara. Fasilitas-fasilitas ini akan mempengaruhi dukungan pasangan capres-cawapres yang diusung.
"Kalau dia jadi timses, dia harus cuti dong. Cuti pun dia masih rawan dengan penggunaan-penggunaan fasilitas negara untuk membantu tim yang akan dimenangkan tersebut. Jadi harus cuti semua itu 28 provinsi, gubernur yang sudah bersedia untuk jadi timses," papar Eva di Komplek Parlemen, Jakarta, Selasa (3/6).
Eva juga menyoroti potensi terganggunya mekanisme pelayanan kepada masyarakat apabila gubernur cuti untuk kampanye.
"Tapi pelayanan umum menjadi terbengkalai kalau sekian banyak yang terlibat dalam timses," tutur Eva.
Beberapa anggota partai yang menjabat sebagai kepala daerah dan menjadi timses salah satu pasangan capres dan cawapres antara lain Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.