Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) masih mengobservasi visum JS mahasiswi Unpad asal Malaysia yang diduga diperkosa orang tak dikenal di Jatinangor Sumedang. Pihaknya mengaku belum bisa memastikan apakah JS menjadi korban pemerkosaan atau tidak."Diperkosa atau tidak belum tentu. Pemerkosaan juga kan bisa masuk atau enggak. Bisa (diperkosa) saja tapi tetap perawan, kita masih tunggu hasil," kata Kepala Forensik RSHS Bandung, Noorman Herryadi, Rabu (21/5).Untuk visum JS ini diakuinya memang memakan waktu tidak sebentar. Pihaknya mengaku harus memeriksakan ke laboratorium. "Itu kan pemeriksaan laboratorium juga, jadi cukup lama," terangnya.Disinggung kapan hasil visum akan keluar, dia berharap tidak lama lagi. "Kita percepat. Mudah-mudahan beberapa hari lagi," tandasnya.Sementara itu Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul mengaku bahwa JS sudah kembali ke negaranya Malaysia. JS sebelumnya sempat dirawat di Rumah Sakit pelat merah tersebut. Meski masih shock, kondisi JS berangsur membaik."Korban ini sudah pulang ke Malaysia. Visumnya belum keluar, kita masih menunggu," terangnya.Untuk diketahui korban yang diculik di Jatinangor ditemukan lemas di Rumah Makan Grafika Lembang, Kabupaten Bandung Barat pada Sabtu 17 Mei pukul 03.00 WIB. Korban yang ditemukan langsung dibawa ke Polsek Lembang untuk kemudian dibawa ke rumah sakit guna penanganan lebih lanjut.
RSHS belum pastikan mahasiswi asal Malaysia diperkosa
"Bisa (diperkosa) saja tapi tetap perawan, kita masih tunggu hasil," kata Kepala Forensik RSHS Bandung, Noorman.
Advertisement
Rekomendasi