Sebanyak 22 saksi Partai Nasional Aceh (PNA) di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara mengundurkan diri secara massal karena mendapat ancaman dari pihak tertentu. Demikian juga pihak tertentu mengancam saksi PNA lainnya, sehingga saksi PNA tidak berani datang ke lokasi pemungutan suara untuk menjadi saksi. Pengunduran diri saksi PNA terjadi sejak Senin sampai dengan Selasa berlangsung di Langkahan.
"Bahkan tadi malam masih ada yang melakukan pengunduran diri menjadi saksi karena takut," kata Sekretaris PNA Aceh Utara, Sofyan pada merdeka.com, Rabu (9/4).
Katanya, ancaman terhadap PNA berupa ancaman secara langsung melarang menjadi saksi PNA. Selain itu ada juga yang mendapatkan ancaman tidak langsung melalui ancaman pesan singkat. "Ada ancaman langsung dan juga melalui sms," ujarnya.
Menurut Sofyan, saksi di Kecamatan Langkahan sebanyak 46 orang dan saat ini yang telah mengundurkan diri sebanyak 22 orang saksi. Kata Sofyan, sisa saksi yang belum mengundurkan diri terus mendapat ancaman, sehingga tidak berani mendatangi TPS tempat mereka bertugas.
Dikatakannya, ancaman terjadi tidak hanya di Kecamatan Langkahan, akan tetapi hampir di seluruh kecamatan yang berada di pedalaman di Kabupaten Aceh Utara. Oleh sebab itu, ia meminta kepada pihak kepolisian untuk bisa memberikan pengamanan kepada saksi PNA agar bisa menjalankan tugasnya.
Sementara itu, Kapolda Aceh, Irjend Pol Husein Hamidi saat mengunjungi TPS desa Gampong Pande mengatakan, secara umum kondisi keamanan di Aceh dalam kondisi kondusif. Akan tetapi bila memang terdapat orang yang melakukan intimidasi dan gangguan lainnya, Kapolda meminta untuk segera melaporkan pada pihak kepolisian terdekat.
"Kalau ada yang mengganggu keamanan, segera laporkan pada pihak kepolisian," ungkap Irjend Pol Husein Hamidi di Banda Aceh.
Lanjutnya, sejauh ini belum ada laporan dari petugas di lapangan terkait dengan gangguan keamanan menjelang pemilihan hari ini. Kendati demikian, pihak petugas keamanan baik Polri dan TNI masih terus siaga dan berjaga-jaga untuk mengamankan proses pemungutan suara hari ini.