Pilih golput, DJ seksi ini tak mau termakan janji palsu politisi

"April pas pemilu, aku sebut April mop berkepanjangan. Ajang buat pejabat untuk sebar janji-janji palsu," ujar Vhiona.

Dedi Rahmadi
Oleh Dedi Rahmadi - Reporter
Pilih golput, DJ seksi ini tak mau termakan janji palsu politisi
Vhiona Lee. ©2014 Merdeka.com

Sebanyak 12 partai mengerahkan juru kampanye terbaiknya untuk meraih simpati rakyat. Janji-janji manis pun diteriakan oleh jurkam itu berharap warga mencoblos partainya saat 9 April mendatang.Mungkin Vhiona Lee, perempuan yang berprofesi sebagai disc jockey (DJ) dan model ini salah satu orang yang tak mau termakan janji palsu politisi yang menjadi jurkam tersebut. Menurut DJ seksi ini, dirinya tak akan memilih pada Pemilu 2014 ini alias golput."Aku belum tertarik untuk memilih salah satu dari 12 partai yang ikut pemilu nanti. Masih golput, ada trauma, sampai sekarang tak ada perubahan malah tambah semrawut. Kalau pas bulan April ini pas ajang pemilu, aku sebut April mop berkepanjangan. Ajang buat pejabat untuk menyebarkan janji-janji palsu," ujar Vhiona saat berkunjung ke markas merdeka.com di Tebet, Selasa (1/4) kemarin.Pilihan untuk golput, lanjut Vhiona, bukan tanpa alasan. Hatinya sempat tergugah dan menjatuhkan pilihan kepada Partai Demokrat tetapi kasus korupsi yang melibatkan kadernya membuat Vhiona kembali golput."Dulu sih condong ke Demokrat, tapi sekarang udah enggak, ya tahulah kenapa. Masalah korupsi harus ditebas dari atasnya, susah banget kan. Sampai sekarang belum pernah nyoblos sama sekali," ungkap model seksi ini.Memutuskan untuk tak memilih, kata Vhiona, sebagai bentuk protes kepada politisi yang cuma janji palsu. Jangankan tak kenal, kata dia, yang kenal saja tak membuatnya memilih caleg itu."Sebagai protes aku ya golput aja, masih untung aku enggak demo. Meski ada orang yang aku kenal maju sebagai caleg, tetap saja aku enggak bakal milih," jelas dia.

Rekomendasi