Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, secara tegas membantah adanya kelalaian sistemik dalam operasionalnya. Pihak Lapas menyatakan bahwa sistem pengamanan dan pengawasan di lingkungan mereka telah berjalan secara berlapis. Hal ini disampaikan menyusul beredarnya berbagai aduan dan informasi di masyarakat terkait dugaan praktik ilegal di dalam lapas.
Kepala Lapas Panyabungan, Bahtiar Sitepu, menjelaskan bahwa sejak menjabat pada Mei 2026, pihaknya telah melakukan berbagai upaya konkret untuk memperketat pengawasan. Langkah-langkah ini meliputi razia rutin dan insidental, serta penguatan integritas petugas. Setiap informasi dan aduan yang berkembang di masyarakat selalu ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.
Pihak Lapas juga menegaskan bahwa setiap pelanggaran yang terjadi merupakan tindakan oknum dan tidak mencerminkan kondisi sistem secara keseluruhan. Komitmen untuk tidak menolerir praktik ilegal dalam bentuk apa pun menjadi prioritas utama. Penegasan ini bertujuan untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan.
Advertisement
Advertisement
Upaya Penguatan Pengawasan Internal Lapas Panyabungan
Untuk memastikan keamanan dan ketertiban, Lapas Panyabungan secara berkala melaksanakan razia di blok hunian. Penggeledahan menyeluruh ini bertujuan mencegah peredaran barang terlarang seperti telepon genggam ilegal, narkotika, dan barang-barang lainnya yang dapat mengganggu stabilitas lapas. Langkah ini merupakan bagian dari deteksi dini dan pengawasan internal yang ketat.
Selain razia, optimalisasi penggunaan Wartelsuspas (Warung Telekomunikasi Khusus Pemasyarakatan) juga menjadi fokus utama. Sarana komunikasi resmi ini diawasi secara ketat untuk menutup celah penyalahgunaan, memastikan komunikasi warga binaan tetap terkontrol dan sesuai prosedur. Inisiatif ini penting untuk meminimalisir risiko penyalahgunaan komunikasi.
Penguatan pengawasan juga dilakukan melalui sinergi dengan aparat penegak hukum lainnya, seperti TNI dan Polri, dalam bentuk razia gabungan. Transparansi publik juga menjadi perhatian dengan melibatkan media massa dalam setiap kegiatan pengawasan. Hal ini menunjukkan keterbukaan Lapas Panyabungan terhadap pengawasan eksternal.
Advertisement
Advertisement
Tindakan Terhadap Dugaan Pelanggaran dan Hasil Inspeksi
Terkait video dugaan penipuan daring yang melibatkan oknum warga binaan pada periode Januari hingga April 2026, pihak Lapas Panyabungan telah melakukan klarifikasi dan penindakan. Sanksi disiplin berat telah diberikan kepada oknum yang terlibat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Tindakan ini menunjukkan keseriusan Lapas dalam menindak pelanggaran.
Inspeksi mendadak juga telah dilakukan bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara. Inspeksi ini mencakup penggeledahan kamar hunian dan tes urine terhadap warga binaan. Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak adanya indikasi penyalahgunaan narkotika pada warga binaan yang diperiksa, menegaskan efektivitas pengawasan.
Prosedur pemeriksaan pengunjung di pintu masuk Lapas terus diperketat sesuai standar operasional. Pemeriksaan identitas dan barang bawaan dilakukan secara menyeluruh untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang. Ini adalah bagian integral dari sistem keamanan berlapis Lapas Panyabungan.
Advertisement
Advertisement
Komitmen Terhadap Integritas dan Pelayanan Pemasyarakatan
Dalam upaya penguatan internal, Kepala Lapas Panyabungan mendorong peningkatan integritas petugas melalui rapat pengamanan dan penegasan komitmen. Tujuannya adalah mewujudkan “zero halinar”, yaitu kondisi lapas yang bersih dari handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba. Komitmen ini merupakan fondasi untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang kondusif.
Pihak Lapas Panyabungan menyatakan keterbukaan terhadap kritik konstruktif dan pengawasan publik, selama disampaikan berdasarkan data dan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan. Ini menunjukkan sikap proaktif dalam menerima masukan untuk perbaikan. Transparansi ini penting untuk membangun kepercayaan publik yang lebih baik.
Lapas Panyabungan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengawasan dan pelayanan pemasyarakatan. Upaya ini juga bertujuan untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi. Dengan demikian, Lapas Panyabungan bertekad untuk menjadi lembaga pemasyarakatan yang profesional dan akuntabel.
Advertisement
Sumber: AntaraNews