Komnas Perempuan bantah adukan 4 anggota Komisi I soal pelecehan

"Tidak semua perempuan mengenali apa yang dialaminya sebagai kekerasan," kata Sri.

Laurencius Simanjuntak
Oleh Laurencius Simanjuntak - Reporter
Komnas Perempuan bantah adukan 4 anggota Komisi I soal pelecehan
Agatha Lily. ©Greensmile.co.id

Komisi Nasional Antikekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) membantah mengadukan empat anggota Komisi I DPR kepada Badan Kehormatan (BK) lembaga itu. Komnas hanya meminta klarifikasi terhadap ucapan sejumlah anggota yang dinilai melecehkan perempuan saat uji kelaikan dan kepatutan calon komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) di Gedung DPR beberapa waktu lalu."Komnas Perempuan tidak sedang mengadu, tetapi meminta klarifikasi. Karena mendapat data pemantauan dari sebuah lembaga," kata komisioner Komnas Perempuan, Sri Nurherwati, saat dihubungi merdeka.com, Selasa (11/12).Sri mengatakan, pihaknya meminta BK untuk mengklarifikasi data kekerasan seksual secara verbal tersebut."Kami minta supaya BK mengklarifikasi. Pertama soal kebenarannya, kedua soal tindakannya, ketiga kita mempertanyakan apakah mereka punya guideline dalam mengajukan pertanyaan-pertanyaan pada fit and proper test," papar Sri.Mengenai adanya empat nama anggota Komisi I DPR yang diduga melecehkan calon komisioner KPI, Sri mengatakan, hal itu adalah fakta pemantauan. "Itu dari lembaga yang memberikan informasi. Sebagai lembaga yang punya kredibilitas, Dewan tak seharusnya menyampaikan pertanyaan-pertanyaan seperti itu," ujarnya.Ditanya apakah dugaan kekerasan verbal itu dialami oleh Agatha Lily, calon yang kini sudah menjadi komisioner KPI, Sri mengatakan, hampir semua calon perempuan mengalaminya. "Tidak hanya satu orang, dari beberapa catatan hampir semua calon perempuan," kata Sri.Soal pengakuan Agatha Lily yang merasa tidak dilecehkan oleh anggota Komisi I, Sri mengatakan, "Tidak semua perempuan mengenali apa yang dialaminya sebagai kekerasan."Sebelumnya, anggota BK DPR Ali Maschan Moesa memang menyatakan, apa yang dilakukan Komnas Perempuan bukan pengaduan, melainkan klarifikasi. Meski demikian, kata Ali Maschan, pihaknya tetap akan memanggil empat anggota Komisi I DPR tersebut."Ada beberapa nama dari Komisi I, ya kita panggil nanti, tapi entah kapan. Mereka (Komnas Perempuan) enggak mengadukan, hanya klarifikasi. Tapi mereka minta 4 orang Komisi I dipanggil," terang Ali Maschan.Ali Maschan menjelaskan, Komnas Perempuan menyorot empat orang itu, karena pada saat melakukan fit and proper test, anggota tersebut menanyakan hal-hal yang tidak substantif. Seperti memuji dan bertanya ke hal-hal pribadi."Ditanya ibu kok cantik, ada juga (ditanya) hari ini ke spa berapa kali, ya ditanya begitu. Mungkin karena merasa deket," jelas dia.Menurut politikus PKB tersebut, baru kali ini ada pengaduan semacam ini.

Rekomendasi