Pemerintah didesak tolak ratifikasi FCTC

Tembakau di Indonesia tidak bisa diseragamkan dengan negara lain.

Muhammad Hasits
Oleh Muhammad Hasits - Reporter
Pemerintah didesak tolak ratifikasi FCTC
Komunitas Kretek. ©2013 Merdeka.com

Koalisi Nasional Penyelamatan Kretek (KNPK) mendesak pemerintah agar menolak ratifikasi atau aksesi kerangka kerja pengendalian tembakau atau FCTC. Hal itu dilakukan demi melindungi petani tembakau dan industri kretek dalam negeri."KNPK akan terus melawan sikap pemerintah yang tidak memperhatikan aspirasi jutaan petani tembakau," kata Koordinator KNPK Zulvan Kurniawan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (28/11).Menurutnya, tembakau di Indonesia tidak bisa diseragamkan dengan negara lain seperti China, Brasil dan India. Negara itu mau meratifikasi FCTC."Hal yang jauh berbeda dengan Indonesia, di mana tembakau yang tumbuh di Indonesia memiliki kekhasan sendiri yang tidak ada di negara lain," ujarnya.Karena itu, standarisasi yang tercantum dalam FCTC adalah upaya untuk mematikan industri kretek dan petani tembakau Indonesia. "Skema tata niaga FCTC berpotensi menyeragamkan produk tembakau secara global," ujarnya.

Rekomendasi