Anas bersikeras tak minta Ignatius urus sertifikat Hambalang

Penasehat hukum Anas, Firman Wijaya kliennya tak terlibat urusi sertifikat tanah Hambalang dengan melobi petinggi BPN.

Aryo Putranto Saptohutomo
Anas bersikeras tak minta Ignatius urus sertifikat Hambalang
Anas Urbaningrum. ©2013 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, bersikeras tidak pernah memerintahkan Ignatius Mulyono untuk mendesak Badan Pertanahan Nasional (BPN) segera menerbitkan Surat Keputusan Hak Pakai sertifikat tanah proyek P3SON Hambalang.

Seperti disampaikan penasehat hukum Anas, Firman Wijaya, dia yakin kliennya tidak pernah terlibat mengurusi sertifikat tanah Hambalang dengan melobi petinggi BPN."Tidak benar itu. Proses pemeriksaan BPN sudah melalui verifikasi tanpa soal begitu," tulis Firman melalui pesan singkat, Rabu (27/11).Firman berkelit, BPN sudah profesional mengurus sertifikat Hambalang tanpa campur tangan dan tekanan siapapun, serta mengatakan itu adalah klaim Ignatius."Ignatius bukan orang dari Kemenpora. Itu kan sudah ada tim verifikasi sertifikat," ujar Firman.Namun, saat ditanya soal kesaksian mantan Sekretaris Utama BPN, Managam Manurung, dalam sidang Deddy Kusdinar kemarin yang menyatakan Ignatius pernah menghubunginya melalui telepon dan mengatakan supaya dia membantu memonitor dan segera menerbitkan SK Hak Pakai tanah Hambalang, Firman tetap membantahnya. Menurut dia, itu hanya pengakuan sepihak dan mesti dibuktikan lebih lanjut."Anas tidak akan pernah. Kewenangan tidak ada. Kemenpora ada menterinya. Itu testimonium de auditu (keterangan yang diberikan oleh saksi terkait suatu peristiwa, bukan berdasarkan penglihatan maupun pendengaran langsung, melainkan mendengar dari orang lain yang disebut juga dengan kesaksian tidak langsung)," lanjut Firman.

Rekomendasi