Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad tegas menyatakan soal dugaan keterlibatan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jero Wacik di perkara dugaan suap pengurusan kegiatan di lingkungan SKK Migas, ada di tangan Sekretaris Jenderal ESDM, Waryono Karyo. Tanpa ragu Samad mengatakan, keterangan Waryono pada saat pemeriksaan akan menjadi pintu masuk buat mengungkap sejauh mana dugaan keterlibatan Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat itu, dalam perkara menjerat mantan Kepala SKK Migas, Rudi Rubiandini."Ini kan masih diperiksa saksi dan tersangka. Kita belum bisa memeriksa Jero sebelum memeriksa Sekjen," kata Samad kepada wartawan ujar penandatangan MoU di KPU, Jakarta, Selasa (24/9).Samad mengisyaratkan keterangan Waryono sebagai salah satu saksi kunci dalam perkara ini sangat penting buat membongkar keterlibatan Jero, serta membuktikan analisa soal kartel minyak dan gas nasional. Menurut dia, jika nantinya Waryono 'bernyanyi', bukan tidak mungkin Jero akan terseret dan ikut menjadi pesakitan dalam perkara ini. Saat ditanya, apakah salah satu kunci kasus ini ada pada keterangan Waryono, Samad menjawab singkat."Tepat," ujar Samad sembari tersenyum.Samad menyatakan sampai saat ini pihaknya masih terus mengusut aliran dana dari pihak penyuap, yakni Kernel Oil, maupun pihak lain kepada SKK Migas dan Kementerian ESDM. Dia pun berjanji pada saatnya nanti, akan terungkap kasus korupsi di ranah pengelolaan minyak dan gas yang lebih besar."Jadi semua laporan bahkan informasi apapun akan kita dalami, supaya kita bisa membuka secara terang kasus SKK Migas. Karena kasus SKK Migas ini kasus yang luar biasa menyedot perhatian publik. Maka dari itu, untuk tersangka kepala SKK Migas hanya sebagian kecil dan sebagai pintu masuk untuk membuka kasus yang lebih besar," lanjut Samad.
Kesaksian Sekjen ESDM modal seret Jero Wacik di kasus SKK Migas
Hingga kini, KPK masih terus mengusut aliran dana dari pihak penyuap, yakni Kernel Oil.
Advertisement
Rekomendasi