Jimmi Muliku alias John Weku alias Aldi alias Vernando alias Nando, perampok spesialis PSK kelas atas, biasa merekam adegan syurnya dengan menggunakan handphone miliknya. Rekaman tersebut digunakan Nando sebagai alat untuk mengancam korbannya."Pelaku biasa merekam saat berkencan dengan korbannya. Rekaman itu digunakan untuk mengancam korban. Kalau melawan nanti akan disebar rekaman tersebut," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto , di kantornya, Rabu (10/7).Tak hanya itu, pelaku juga merekam korban setelah melakukan hubungan badan dengannya. Nando merekam korban dalam kondisi bugil dan tangan terborgol."Setelah berkencan pelaku juga merekam korban yang masih dalam keadaan diborgol dan tidak mengenakan pakaian," tuturnya.Jimmi Muliku alias Nando ditangkap petugas Subdit Jatanras Polda Metro Jaya, Sabtu (6/7) pukul 11.25 WIB. Tersangka ditangkap di Hotel Grand Mercure, Jakarta Pusat usai tiba dari Surabaya.Pelaku ditangkap karena melakukan curas pada 13 Juni 2013 lalu di kamar 1805 Hotel Haris Kelapa Gading, Jakut, dengan korbannya berinisial FRA, seorang mahasiswi kelahiran Bandung, Jawa Barat.
Saat beraksi, Nando selalu rekam adegan bercinta dengan PSK
Rekaman tersebut digunakan Nando sebagai alat untuk mengancam korbannya.
Advertisement
Rekomendasi