Kebakaran yang terjadi di Gedung Setneg, Kompleks Kepresidenan, beberapa waktu lalu, diduga akibat usia kabel instalasi listrik yang sudah tua. Menteri Sekretaris Negara, Sudi Silalahi mengatakan, kabel di gedung itu dipasang pada tahun 2006."Itu (dipasang) tahun 2006. Direnov," ucap Sudi di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (10/4).Meski terjadi kebakaran besar di ruang rapat lantai tiga Gedung Setneg, struktur bangunan tetap kokoh. Bahkan, karpet yang dipasang dalam ruangan itu tidak terkena kobaran api."Sedang dievaluasi karena ternyata semua strukturnya masih kokoh, yang terbakar hanya atapnya. Karpet bahkan tidak terbakar, hanya basah kena semprotan," tandasnya.Saat ini, gedung tempatnya berkantor masih dalam tahap penghitungan dari Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) guna melakukan pembangunan kembali."PU yang sedang menghitung (anggarannya). Secara umum dari yang kita lihat, yang terbakar hanya atap dan gordin saja. Bawahnya dan strukturnya dicek PU masih bagus. Buktinya kita yang di lantai dua bisa bekerja seperti biasa," bebernya.Seperti diketahui, kebakaran yang terjadi di lantai tiga Gedung Setneg itu sempat membuat heboh kalangan Istana. Bahkan, Presiden SBY dan istri, Ani Yudhoyono langsung mendatangi lokasi untuk melihatnya. Kebakaran diduga terjadi akibat korsleting listrik.
Sudi duga kebakaran Gedung Setneg akibat usia kabel sudah tua
Sudi mengatakan, kabel di gedung itu dipasang pada tahun 2006.
Advertisement
Rekomendasi