Polisi jangan dendam tangani kasus pengeroyokan kapolsek

Kompolnas sengaja mendatangi Mapolda Sumut untuk mengecek kondisi para tersangka pelaku penganiayaan terhadap Andar.

Yan Muhardiansyah
Oleh Yan Muhardiansyah - Reporter
Polisi jangan dendam tangani kasus pengeroyokan kapolsek
Kapolsek Dolok Pardamean. ©2013 Merdeka.com

Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Edi Sahputra Hasibuan meminta polisi bertindak profesional dalam menangani kasus penganiayaan yang menewaskan Kapolsek Dolok Pardamean, Simalungun, Sumut, Kompol Anumerta Andar Yonas Siahaan. Polisi diingatkan untuk tidak balas dendam."Tugas kita semua mengawal kasus ini. Penanganannya harus dilakukan profesional. Polisi tidak boleh dendam meski kapolsek yang meninggal," kata Edi Sahputra di Mapolda Sumut, Senin (1/4) siang.Kompolnas sengaja mendatangi Mapolda Sumut untuk mengecek kondisi para tersangka pelaku penganiayaan terhadap Andar. Selain itu, mereka ingin memastikan penanganan kasus itu dilakukan sesuai prosedur. "Kami prihatin dengan kejadian ini. Kami berharap tidak ada lagi kejadian serupa di masa akan datang," sebut Edi.Mengenai adanya tersangka yang mengaku ditangkap meski tidak tahu-menahu soal penganiayaan terhadap Andar, kata Edi, hal itu sudah disampaikan kepada penyidik. Itu akan menjadi masukan untuk Polda Sumut. "Intinya kami tetap mengawal proses hukum yang terjadi terkait tewasnya kapolsek Dolok Pardamean," jelas Edi.Seperti diberitakan, 19 orang tersangka ditahan terkait penganiayaan Kompol Anumerta Andar Yonas Siahaan. Sebanyak 17 tersangka ditahan di Mapolda Sumut.Kompol Anumerta Andar Yonas Hutagalung dianiaya saat menangkap tersangka bandar perjudian, Kosdim Saragih, di Desa Dolok Saribu, Kecamatan Dolok Pardamean, Simalungun, Sumut, Rabu (27/3) malam sekitar pukul 22.30 WIB. Andar tewas diamuk massa setelah diteriaki istri tersangka sebagai maling kerbau.Teriakan itu diduga memantik perhatian sekaligus amarah warga sekitar. Andar terjebak dan langsung jadi bulan-bulanan warga. Dia tewas di tempat. Tiga anggotanya berhasil menyelamatkan diri.

Rekomendasi