Penyerbuan Polsek Ciracas hingga aksi pembakaran mengakibatkan Kapolsek Ciracas Kompol Agus Widartono mengalami luka. Agus harus menjalani perawatan di RS Polri Sukanto Kramat Jati, Jakarta Timur, karena luka lebam dan sakit di bagian perut.
Setelah menjalani perawatan selama satu hari, Agus Widartono hari ini sudah kembali beraktivitas di Polsek Ciracas.
Pantauan di lokasi, Jumat (14/12), Agus memimpin apel pagi di Lapangan Polsek Ciracas. Di tubuhnya terlihat ada dua bekas infusan yang ditutup menggunakan perban. Di tangan kanan juga masih ada gelang rumah sakit.
Selain memimpin Apel, Agus juga sempat mengobrol sembari minum kopi bersama dengan beberapa anggota TNI. Agus mengatakan, kondisinya telah membaik.
Kapolsek Ciracas Kompol Agus Widartono ©2018 Merdeka.com
"Sehat lah saya, sudah berikan pelayanan, kalau berikan pelayanan kan sudah pasti sehat lah," kata dia.
"Kondisi saya sudah di sini, saya hanya fokus ke pemberian pelayanan masyarakat saja," katanya.
Sebelumnya, Kantor Polsek Ciracas, Jakarta Timur, diamuk massa. Massa yang datang pun membakar dan menghancurkan kantor polisi tersebut.
Akibatnya, tiga anggota polisi terluka. Salah satunya Kapolsek Ciracas Kompol Agus Widartono.
Perusakan Polsek Ciracas diduga buntut peristiwa pengeroyokan terhadap dua anggota TNI oleh sejumlah juru parkir di kawasan tersebut. Massa yang diperkirakan berjumlah 200 orang itu merangsek masuk Polsek Ciracas sebelum melakukan perusakan lantaran menduga penganiaya rekannya ditahan di kantor polisi tersebut.
Saat ini, lima pelaku pengeroyokan sudah berhasil ditangkap polisi. Sementara kasus penyerangan dan pembakaran Polsek Ciracas diakui polisi masih diselidiki.
Reporter: Ady Anugrahadi