Gus Choi tuding SBY gunakan intelijen untuk serang musuh politik

"Intelijen sekarang sibuk ngurusi lawan politiknya mencari dan membuka kelemahan lawan politiknya SBY," ujar Gus Choi.

Eko Prasetya
Oleh Eko Prasetya - Reporter
Gus Choi tuding SBY gunakan intelijen untuk serang musuh politik
Gus Choi. ©2012 Merdeka.com

Mantan Anggota Komisi I DPR Effendy Choiri alias Gus Choi membeberkan kinerja badan intelijen negara (BIN) selama ini. Menurut Gus Choi, intelijen saat ini lebih sering digunakan untuk kepentingan politik Presiden SBY."Sekarang intelijen disuruh lebih banyak mengurus politik bukan untuk menjaga negara, saya sedih. Itu adalah salah satu situasi bangsa yang kacau. SBY menggunakan intelijen untuk kepentingan politiknya," ujar Gus Choi sebelum menghadiri acara pertemuan tokoh sipil dan militer di Gedung Joeang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (21/3).Menurut Gus Choi, ketika menjabat anggota Komisi I DPR yang membidangi pertahanan, dirinya tahu betul bagaimana intelijen bekerja. Intelijen saat ini sibuk mengurusi tugas politik SBY ketimbang menjaga keamanan negara dari pelbagai ancaman dunia luar."Intelijen sekarang sibuk ngurusi lawan politiknya mencari dan membuka kelemahan lawan politiknya SBY," terangnya.Dalam undangan yang diterima merdeka.com, acara temu tokoh sipil dan militer tersebut rencananya akan dihadiri Adnan Buyung Nasution, Rizal Ramli, Gus Choi, Ryamizard Riacudu dan Mayjen Soeharto. Namun dalam acara yang dimulai sejak pukul 11.00 WIB tersebut dua petinggi TNI tersebut tidak tampak hadir."Acaranya batal, mereka (petinggi TNI) tidak jadi datang," ujar salah seorang panitia acara di lokasi.Sementara itu Gus Choi, Adnan Buyung, Adi Massardi dan Rizal Ramli yang datang langsung masuk ke ruang pertemuan. Anehnya acara tersebut tertutup untuk media, wartawan hanya bisa menunggu di luar ruang rapat yang tertutup kaca.

Rekomendasi