Setelah sempat ditutup sementara, Bandara Husein Sastranegara yang berada dalam satu area dengan Lanud mulai kembali dibuka. Penutupan dilakukan akibat kecelakaan pesawat 202 Bravo jatuh saat melakukan atraksi dalam Bandung Air Show (BAS) 2012."Sudah dibuka kembali, sekitar jam 13.30," ungkap Humas Kementerian Perhubungan Bambang S Ervan kepada merdeka.com, Sabtu (29/9).Penerbangan untuk pesawat komersial juga kembali normal usai tertunda selama dua setengah jam akibat peristiwa itu. Penundaan ini dialami oleh dua pesawat milik maskapai Lion Air, satu Air Asia dan satu pesawat milik maskapai lain."Jadwal penerbangan dan lancar-lancar saja," kata Danlanud Husein Sastranegara Kolonel Umar Sugeng Hariono kepada merdeka.com saat ditemui di rumah duka.Pantauan merdeka.com di lokasi, selain penerbangan komersil yang hilir mudik, acara BAS juga tetap berjalan. Hanya sekitar 1 jam, kegiatan ini terhenti saat proses evakuasi. Posisi landasan sendiri diperkirakan sekitar 500 meter di lokasi kejadian."Kita akan hentikan atraksi udara, mungkin hanya akan ada pameran dan hiburan saja," jelasnya.Sebelumnya, sebuah pesawat terbang jatuh di gelaran Bandung Air Show (BAS). Diketahui pesawat itu berjenis AS 202 Bravo. Pesawat latih itu sedang melakukan manuver di atas Lanud Husein Sastranegara, Bandung.Dua korban pesawat jatuh di Bandung Air Show tewas seketika karena kondisi yang mengenaskan. Keduanya langsung dilarikan ke RSHS Bandung.
Pasca pesawat jatuh, Bandara Husein Sastranegara kembali dibuka
Penundaan ini dialami oleh dua pesawat milik maskapai Lion Air, satu Air Asia dan satu pesawat milik maskapai lain.
Rekomendasi