Belasan mahasiswa berunjuk rasa di Mapolda Sumut, Rabu (8/8). Mereka menuntut penuntasan kasus dugaan korupsi dana Jamkesmas di RSU dr Djoelham Binjai. Dalam aksi ini, mahasiswa meminta Polda Sumatera Utara mengambil alih penanganan kasus dugaan korupsi dana Jamkesmas di RSUD dr Djoelham Binjai pada tahun anggaran 2009-2010 dari tangan Polresta Binjai. Mereka juga menuntut agar tersangka dalam kasus ini, dr Murad Al Fuadi, yang merupakan mantan Dirut rumah sakit itu, segera ditahan."Kasus ini sudah berjalan setahun dan BPKP Sumut menemukan adanya kerugian negara sebesar Rp 800 juta, tapi kasusnya tidak juga tuntas. Tersangkanya pun bebas berkeliaran," ujar Dede Pratama, koordinator aksi, dalam orasinya.Mahasiswa juga meminta Kapolda Sumut Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro agar mengevaluasi Kapolres Binjai AKBP Musa Tampubolon. "Copot yang bersangkutan dari jabatan karena tidak becus menangani masalah ini," sebut Dede.Selain membawa spanduk, mahasiswa yang tergabung dalam Sentral Organisasi Masyarakat Anti Korupsi Sumatera Utara (Somasi Sumut) ini membawa tiruan pocong dan keranda."Pocong dan keranda ini merupakan simbol kekecewaan kami terhadap matinya penegakan hukum di negeri ini," ujar Dede.Sebelum membubarkan diri para pendemo ditemui Kepala Pelayanan Masyarakat SPKT Polda Sumut AKP A Siregar. Dia berjanji akan meneruskan tuntutan mahasiswa kepada Kapolda.
Tersangka korupsi masih bebas, pocong pun demo
"Pocong dan keranda ini merupakan simbol kekecewaan kami terhadap matinya penegakan hukum di negeri ini," ujar Dede.
Advertisement
Rekomendasi