Kapolda pastikan istri gubernur Sumut segera diperiksa

Sutias Handayani segera diperiksa dalam kasus dugaan korupsi di Biro Umum Setdaprov Sumut.

Yan Muhardiansyah
Oleh Yan Muhardiansyah - Reporter
Kapolda pastikan istri gubernur Sumut segera diperiksa
ilustrasi korupsi. ©2012 Merdeka.com

Kapolda Sumut Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro memastikan Sutias Handayani, istri Plt Gubernur Sumut Gatot Pujonugroho, segera diperiksa dalam kasus dugaan korupsi di Biro Umum Setdaprov Sumut. Dia menyatakan saat ini tidak ada orang yang kebal hukum."Dia (Sutias Handayani) kan memang disebutkan oleh tersangka yang sudah diperiksa (Aminuddin, Bendahara Biro Umum). Jadi untuk mengusut kasus, maka semua yang tersangkut akan tetap dipanggil," tegas Wisjnu.Penegasan ini disampaikan Wisjnu seusai menghadiri Rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) menjelang Lebaran di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan. Dia memastikan Polda Sumut tidak akan pandang bulu dalam melakukan pemeriksaan terhadap seluruh oknum yang terkait dalam kasus dugaan korupsi di Biro Umum Setdaprov Sumut.Wisjnu menampik tudingan bahwa pemeriksaan yang dilakukan terhadap istri Plt Gubernur Sumut bermuatan politis. Kata dia, pemeriksaan yang dilakukan Polda Sumut semata-mata demi penegakan hukum. Selain itu, statusnya juga masih sebagai saksi."Tidak ada yang bermuatan politis, tak mungkin pemeriksaan di kepolisian berkaitan dengan politik. Jadi jangan bilang polisi menggebu-gebu melakukan pemeriksaan karena unsur itu (politik)," tambahnya.Nama Sutias Handayani Gatot Pujonugroho dan Fatimah Habibie Syamsul Arifin, istri Gubernur Sumut nonaktif Syamsul Arifin, disebut oleh tersangka kasus dugaan korupsi di Biro Umum Setdaprov Sumut.  Namun, penyidik Polda Sumut belum pernah melakukan pemeriksaan terhadap keduanya.Polisi menyatakan masih perlu berkoordinasi untuk memastikan kerugian negara dalam kasus ini. Soalnya, masih ada selisih hasil penghitungan penyidik kepolisian dengan audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Kerugian negara di antaranya terjadi pada penggunaan dana perjalanan dinas, pengawalan, makan minum, listrik dan belanja sehari-hari di rumah dinas gubernur pada  2010 yang dibayarkan pada 2011.Sementara itu, Plt Gubernur Sumut Gatot Pujonugroho yang ditemui wartawan di Kantor Kejati Sumut, tak berkomentar saat ditanya soal rencana polisi memeriksa istrinya. Dia diam seribu bahasa sambil berlalu menuju mobil dinasnya.

Rekomendasi