Soal izin konser Lady Gaga, polisi harus objektif

Polisi belum memberikan izin pelaksanaan konser Lady Gaga. Mengapa?

Muhammad Sholeh
Oleh Muhammad Sholeh - Reporter
Soal izin konser Lady Gaga, polisi harus objektif
lady gaga. merdeka.com/REUTERS

Ketua DPR Marzuki Alie menyerahkan semua perizinan konser Lady Gaga di Jakarta kepada pihak kepolisian.

"Itu tugas kepolisian, saya bukan pengamat konser, jadi tidak tau persis pertunjukannya," kata Marzuki saat dihubungi merdeka.com, Jakarta, Selasa (22/5).

Dalam beberapa pekan ini, polemik soal konser Lady Gaga terus bergulir. Sejauh ini belum ada kepastian apakah konser penyanyi asal Amerika Serikat tersebut digelar di Jakarta atau tidak.

Alasan polisi belum memberikan izin karena khawatir konser Lady Gaga menimbulkan kerusuhan. Sebab, ada desakan dari ormas tertentu terutama dari Front Pembela Islam (FPI) menolak digelarnya konser tersebut.

Menurut Marzuki, jika Indonesia adalah negara Islam, sah-sah saja melarang konser Lady Gaga. "Kalau konsep negara Islam, bergabung laki dan perempuan saja dilarang, masalahnya ini bukan negara Islam," tegas dia.Karena itu, soal perizinan Marzuki berharap polisi bersikap objektif. Polisi tidak boleh memihak salah satu elemen baik itu promotor atau ormas tertentu.

"Ya, mereka (polisi) yang paling tau, dan saya berharap soal perizinan harus objektif dengan berbagai pertimbangan," ujar dia.

Polda Metro Jaya masih menunggu kajian dari Mabes Polri. Jika ada lampu hijau dari Mabes, maka konser akan digelar.

Sementara sikap Mabes Polri sendiri masih menunggu jaminan dari penyelenggara konser Lady Gaga. "Pokoknya (penyelenggara) harus menjamin tidak vulgar seperti konser yang di Filipina, tidak masalah," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Saud Usman Nasution kemarin.Rencana konser Lady Gaga ditolak keras oleh sejumlah ormas islam. Bahkan FPI mengancam akan memblokade akses menuju Stadion Gelora Bung Karno tempat konser digelar. Selain berpenampilan vulgar, Lady Gaga dinilai telah menjadi ikon pemuja iblis.

Rekomendasi