Manajer Pak Raden, Prasodjo Chusnato mengatakan ada beberapa tawaran dari pengacara dan lembaga bantuan hukum yang ingin membantu memperjuangkan hak Pak Raden. Namun, belum ditunjuk siapa yang bakal diberi kuasa."Ada banyak empati dari Lembaga Bantuan Hukum. Kami menerima beberapa tawaran dari pengacara yang bersedia ikut memperjuangkan hak bapak (Pak Raden). Belum bisa kami beritahu, karena kami harus komunikasikan dulu dengan Pak Raden," ungkap manajer Pak Raden, Prasodjo Chusnato saat berbincang dengan merdeka.com di Jakarta, Minggu, (15/4).Menurut Prasodjo, semua jadwal dan agenda acara Pak Raden melalui dirinya. Hal ini untuk mengatur waktu dan stamina Pak Raden agar tetap fit."Jadi mohon maklum bilamana rekan-rekan wartawan yang datang ke gubuk Pak Raden merasa kecewa karena tidak ditemui. Kami mohon maaf, Pak Raden butuh istirahat, harap maklum ya," kata Prasodjo.Menurut manajer dan juga penulis yang tengah menyusun biografi Pak Raden ini, Suyadi (Pak Raden) kini harus hidup dari dukungan teman-temannya dan para penggemarnya.Mereka menjual kaos bergambar Pak Raden, menjualkan buku-buku cerita hasil karya Pak Raden atau pun dengan mengetuk pintu hati masyarakat.Pak Raden selama ini menggantungkan hidupnya dengan melukis, show atau pun menjual buku-buku karyanya. Namun seiring dengan semakin menurunnya kesehatan Pak Raden, show yang semakin jarang, membuat Pak Raden kehilangan pendapatannya.Sedangkan pendapatan royalti dari Si Unyil hasil ciptaanya, tidak pernah ia nikmati.
Pak Raden banyak ditawari pengacara perjuangkan haknya
Pendapatan royalti dari Si Unyil hasil ciptaanya, tidak pernah ia nikmati.
Advertisement
Rekomendasi