Merasa dizalimi, Nazaruddin menangis

Nazaruddin menuding bahwa dakwaan maupun segala sesuatu yang menyudutkannya dalam dakwaan JPU merupakan rekayasa belaka.

Djoko Poerwanto
Oleh Djoko Poerwanto - Editor
Merasa dizalimi, Nazaruddin menangis
Terdakwa kasus suap proyek Wisma Atlet M Nazaruddin memberikan pledoi atau nota pembelaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (9/4). ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko
1 dari 4 halaman
Merasa dizalimi, Nazaruddin menangis
Terdakwa kasus suap proyek Wisma Atlet M Nazaruddin menyimak pledoi atau nota pembelaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (9/4). ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko
2 dari 4 halaman
Merasa dizalimi, Nazaruddin menangis
Terdakwa kasus suap proyek Wisma Atlet M Nazaruddin terlihat menangis saat mengikuti persidangan dengan agenda pledoi atau nota pembelaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (9/4). ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko
3 dari 4 halaman
Merasa dizalimi, Nazaruddin menangis
Terdakwa kasus suap proyek Wisma Atlet M Nazaruddin terlihat menangis saat mengikuti persidangan dengan agenda pledoi atau nota pembelaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (9/4). ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko
4 dari 4 halaman
Merasa dizalimi, Nazaruddin menangis
Terdakwa kasus suap proyek Wisma Atlet M Nazaruddin keluar dari persidangan usai mengikuti sidang dengan agenda pleidoi atau nota pembelaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (9/4). ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko
Rekomendasi