Kurang lebih satu minggu mengawal rutinitas demonstran yang melakukan penolakan kenaikan BBM bersubsidi, di wilayah Bandung, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Abdul Rakhman Baso mengaku senang demonstrasi di Bandung berlangsung aman dan tertib."Saya senang demo disini lebih kondusif. Karena inilah yang kita inginkan," kata Abdul Rakhman, di Gedung Sate, Bandung, Jumat (30/3) usai mengawal demo.Tak lupa dia pun menyampaikan terima kasih kepada demonstran yang turut menjaga situasi Bandung tetap kondusif. "Demo itu menyampaikan aspirasi, bukan anarkis," tukasnya.Bandung pun beberapa hari ke belakang tak luput dari serbuan massa menolak kenaikan BBM. Kendati sempat memanas dalam beberapa aksi, namun kepolisian berhasil meredam.Dalam aksi yang dilangsungkan hari ini yakni dari PMII, HMI, FDJ dan Gema Keadilan bersama demonstran pun mengusung aksi damai. Ada hal menarik justru diperlihatkan dari kedua kubu. Usai melakukan aksi polisi dan demonstran saling berjabat tangan.Bahkan sesudahnya, beberapa massa melakukan aksi memungut sampah. Lantas aplaus dari kepolisian pun dilakukan. "Kami senang bisa melihat anggota letih mengawal demo tapi masih bisa melihat mereka tertawa," ujarnya.Dia pun berharap apapun keputusan sidang paripurna yang dilakukan di Gedung DPR RI hari ini tidak memengaruhi aksi yang akan diusung pada hari selanjutnya. "Kemungkinan besok masih ada demonstrasi. Tapi saya harap masih aman dan tertib," tandasnya.
Jabat tangan polisi-demonstran akhiri demo di Bandung
Sebelum mengakhiri aksi, demonstran PMII, HMI, FDJ dan Gema Keadilan menjabat tangan polisi dan membersihkan sampah.
Advertisement
Rekomendasi