Kapolda Sumut Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro mengumpulkan para rektor dan pimpinan perguruan tinggi di Sumatera Utara di Hermes Hotel, Jalan Pemuda, Medan, Jumat (23/3) malam.
Mereka diundang untuk membicarakan situasi demonstrasi menentang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang semakin marak dan mengarah pada tindakan anarkis.
Para rektor yang hadir dalam pertemuan berupa jamuan makan malam itu di antaranya dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Institut Teknologi Medan (ITM), Universitas Islam Sumatera Utara, Universitas Medan Area, Universitas Negeri Medan, Rektor Panca Budi, Universitas PAB, Universitas Sisingamaraja, IAIN Sumut, LP3I, Unita, dan Universitas Muslimin Nasional.
Namun dari daftar tamu, utusan Universitas Sumatera Utara, Universitas HKBP Nommensen, dan Universitas Katolik Santo Tomas tidak tampak di sana.
Sementara itu, dari pihak kepolisian, selain Wisjnu, tampak pula Kapolresta Medan Kombes Pol Monang Situmorang, dan sejumlah direktur di Polda Sumut. Hadir pula Komandan Kodim 0201 BS Medan Letkol Doni Hutabarat.
Dalam pertemuan, Wisjnu meminta masukan dari para rektor agar demonstrasi menentang kenaikan harga BBM tidak berlangsung anarkis. Para rektor diharapkan dapat mengarahkan mahasiswanya agar berunjuk rasa secara damai.
Wisjnu juga mengaku khawatir demo nanti disusupi orang tidak bertanggung jawab. "Jangan sampai niat mulia para mahasiswa ini disusupi orang tidak bertanggung jawab," ucap Wisjnu.
Dia juga meminta pihak perguruan tinggi mewaspadai mahasiswa yang drop out agar tidak ikut mengompori aksi mahasiswa. "Terbukti dengan kejadian di Universitas HKBP Nommensen. Dari CCTV terlihat ada mahasiswa DO yang terlibat," ucapnya.