UKI usir 6 alumni yang dianggap buat ricuh

Rektor UKI, Maruli Gultom menemui Kapolres Metro Jakarta Pusat. Kedua pihak menyepakati demo tanpa ricuh.

Eko Prasetya
Oleh Eko Prasetya - Reporter
UKI usir 6 alumni yang dianggap buat ricuh
Foto: Arie Basuki/merdeka.com

Rektor Universitas Kristen Indonesia (UKI), Maruli Gultom menemui Kapolres Metro Jakarta Pusat. Kedua pihak menyepakati demo tanpa ricuh."Demo jangan chaos, biasa saja. Yang penting aspirasi disampaikan, kalau ada yang chaos jangan ada yang ikut-ikutan," ujar Maruli kepada wartawan di Jakarta, Rabu (14/3)."Tadi kita juga mengusir enam alumni. Alumni jangan mencampuri urusan mahasiswa. Mahasiswa itu gerakan moral bukan politik," imbuhnya.Sedangkan menurut Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes AR Yoyol, demo adalah hak setiap warga negara. tetapi tetap ada aturan."Jangan memaksa kehendak sampai ricuh. Kasihan warga yang berlalu lintas tambah lagi depan kampus ini kan rumah sakit, kasihan yang sakit," tegasnya.Menurut pantauan merdeka.com mahasiswa sudah boleh pulang dari kampus UKI sekitar pukul 23.00 WIB.  Mahasiswa keluar kampus menggunakan motor, mobil dan ada juga yang berjalan kaki.Mahasiswa UKI di Salemba menggelar unjuk rasa sore tadi. Sementara enam alumni UKI itu diamankan di Polres Jakpus dan Polda Metro Jaya.Tadi sore mahasiswa UKI Salemba menggelar unjuk rasa. Sempat terjadi kericuhan dan aksi lempar batu. Polisi pun menembakkan gas air mata dan memaksa mahasiswa masuk kampus. Polisi pun mengamankan enam orang, tiga di antaranya sedang mabuk minuman keras.

Rekomendasi