Denpasar – Tim gabungan dari Polda Bali, Polres Badung, Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta, serta pihak Imigrasi berhasil menangkap terduga pelaku penembakan. Insiden ini melukai seorang warga negara (WN) China dan petugas keamanan di Canggu, Kabupaten Badung. Penangkapan ini merupakan langkah cepat aparat dalam menanggapi kasus kekerasan yang meresahkan masyarakat.
Terduga pelaku berinisial H, seorang pria warga negara Indonesia (WNI), diamankan pada Sabtu malam di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Penjabat Sementara Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, membenarkan penangkapan tersebut. Pelaku kini telah dibawa ke Polres Badung untuk menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap motif di balik aksinya.
Penyelidikan mendalam masih terus dilakukan untuk menguak motif penembakan serta asal-usul senjata api yang digunakan oleh pelaku. Kasus ini menarik perhatian publik karena melibatkan WN asing dan terjadi di area wisata yang ramai. Pihak kepolisian berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini secara transparan dan akuntabel.
Advertisement
Advertisement
Penangkapan Dramatis di Bandara Soekarno-Hatta
Terduga pelaku berinisial H berhasil diamankan pada Sabtu malam di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Penangkapan ini merupakan hasil kerja sama apik antara Ditreskrimum Polda Bali, Jatanras Satreskrim Polres Badung, Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta, dan pihak Imigrasi. Koordinasi lintas wilayah dan instansi ini menunjukkan keseriusan aparat dalam menangani kasus kejahatan.
Setelah penangkapan, pelaku langsung dibawa ke Polres Badung untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Polisi fokus menggali informasi mengenai motif sebenarnya dari penembakan tersebut. Selain itu, penyelidikan juga mencakup penelusuran asal-usul senjata api yang digunakan H saat kejadian.
Keberhasilan penangkapan pelaku di bandara mengindikasikan upaya H untuk melarikan diri dari pertanggungjawaban hukum. Namun, kesigapan tim gabungan berhasil menggagalkan rencana tersebut. Proses hukum akan terus berjalan untuk memastikan keadilan bagi para korban dan masyarakat.
Advertisement
Advertisement
Kronologi Insiden Penembakan di Canggu
Peristiwa penembakan terjadi pada Jumat, 17 Juli sekitar pukul 02.50 WITA, di The Shady Pig, Jalan Pantai Berawa Nomor 168, Canggu, Kuta Utara, Badung. Lokasi kejadian merupakan salah satu area yang cukup ramai di kawasan Badung. Insiden ini menciptakan kekhawatiran di kalangan warga dan wisatawan.
Korban dalam kejadian ini adalah petugas keamanan berinisial I.M.Y.M. (32), warga Denpasar Utara, dan seorang WN China berinisial E.A. (25). Keduanya mengalami luka tembak dan segera mendapatkan penanganan medis. Kondisi para korban menjadi perhatian utama dalam proses penyelidikan.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, insiden bermula saat terduga pelaku terlibat cekcok dengan korban WN China. Petugas keamanan I.M.Y.M. kemudian berupaya melerai perselisihan tersebut dengan berdiri di depan korban WN China. Saat itulah pelaku diduga melepaskan tembakan yang mengenai paha kiri petugas keamanan hingga tembus ke belakang, dan proyektilnya kemudian mengenai paha kiri korban WN China yang berada tepat di belakangnya.
Advertisement
Advertisement
Penyelidikan Mendalam dan Barang Bukti
Dalam olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti penting. Barang bukti tersebut meliputi pakaian korban, sepatu, kaus kaki, kain berlumuran darah, serta satu proyektil berwarna kuning tembaga yang diduga berasal dari senjata api pelaku. Temuan ini menjadi petunjuk krusial dalam proses penyidikan.
Selain melakukan olah TKP, penyidik juga memeriksa rekaman CCTV di lokasi kejadian untuk mendapatkan gambaran utuh mengenai peristiwa tersebut. Keterangan dari para saksi mata juga dikumpulkan untuk melengkapi informasi. Pemasangan garis polisi dilakukan untuk menjaga keaslian TKP, dan kedua korban telah dikirim untuk menjalani visum di rumah sakit sebagai bagian dari proses penyidikan.
Hingga kini, penyidik masih terus melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku guna mengungkap secara utuh motif penembakan. Penelusuran kepemilikan senjata api dan kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam kasus ini juga menjadi fokus penyelidikan. Pihak kepolisian berupaya keras untuk menuntaskan kasus penembakan Badung ini dengan tuntas dan transparan.
Advertisement
Sumber: AntaraNews