Seorang Wakil Rakyat diduga menganiaya kepala desa di wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Korban berinisial AK dan AT yang menjabat sebagai Kepala Desa, dan Wakil Kepala Desa, Mekarsari, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung. Sementara anggota dewan tersebut berinisial DS.Namun kepolisian setempat masih menelusuri motif di balik pemukulan tersebut. "Saya baru terima laporan tadi pagi, bahwa ada pejabat desa yang mendapatkan pemukulan," kata Kapolres Bandung, Ajun Komisaris Besar Sandi Nugroho, di Bandung Senin (12/3).Menurutnya, saat ini pihaknya masih menelusuri motif dan modus pemukulan yang dilakukan DS. "Kita pun masih belum bisa menyebut apakah tersangka adalah anggota dewan atau bukan, pasalnya kita harus mengumpulkan bukti-bukti," terangnya."Selain itu motif pun masih kita telusuri," tambahnya. Namun diakui Sandi, pihaknya kini telah mengumpulkan saksi-saksi untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut. Sejauh ini kata Sandi, dirinya hanya menerima laporan dan belum menelusuri lebih dalam.Sandi menambahkan, dua korban yang dilakukan penganiayaan oleh JS saat ini masih mengalamai luka memar di bagian pelipisnya.Berdasarkan informasi yang dihimpun kejadian itu terjadi pada Minggu (11/3) kemarin sore di Kantor Desa Mekarsari, Kampung Gambung. DS menurut keterangan Atep, datang menemuinya di ruangan kerja, tanpa alasan yang jelas DS langsung memukul kades berusia 40 tahun itu.
Anggota DPRD diduga aniaya Kades
Inisial anggota dewan tersebut berinisial DS. Tanpa alasan yang jelas, dia memukul Kades dan Wakades di Kab Bandung.
Advertisement
Rekomendasi