Ratusan Rumah Warga Terdampak Banjir Rob Bangka, BPBD Lakukan Pemantauan Intensif
BPBD Kabupaten Bangka mencatat ratusan rumah warga terdampak Banjir Rob Bangka di Sungailiat dan sekitarnya, dengan air pasang mencapai halaman rumah. Warga diimbau waspada.
Banjir rob atau meluapnya air pasang laut kembali melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pada Minggu (07/12). Peristiwa ini menyebabkan ratusan rumah warga terendam, terutama di kawasan pesisir Sungailiat.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangka segera merespons kondisi ini dengan melakukan pemantauan intensif di lokasi terdampak. Petugas telah diterjunkan untuk memastikan keselamatan warga dan mengidentifikasi kebutuhan mendesak.
Ketinggian air yang mencapai kurang dari 50 sentimeter mulai masuk ke pemukiman warga sejak pagi hari, sekitar pukul 07.00 WIB. Meskipun demikian, hingga saat ini belum ada laporan mengenai warga yang harus diungsikan.
Dampak dan Lokasi Banjir Rob di Sungailiat
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bangka, Rusmansyah, menjelaskan bahwa dampak banjir rob kali ini cukup signifikan. Ratusan rumah warga di beberapa lokasi di Sungailiat terdampak langsung oleh luapan air pasang.
Secara spesifik, sebanyak 200 rumah di RT 03 dan RT 04 Lingkungan Air Hanyut Sungailiat terendam banjir rob. Selain itu, tujuh rumah di Desa Rebo Sungailiat dan beberapa rumah di Lingkungan Kampung Pasir juga mengalami kondisi serupa.
Rusmansyah menambahkan bahwa air pasang tidak hanya masuk ke halaman rumah warga, tetapi juga telah menggenangi badan jalan. Kondisi ini tentu mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat di wilayah tersebut.
Peristiwa banjir rob ini terjadi akibat permukaan air laut yang tinggi, menyebabkan air pasang meluap hingga ke daratan. BPBD terus memantau perkembangan situasi di lapangan untuk mengantisipasi potensi dampak yang lebih luas.
Respons Cepat BPBD Kabupaten Bangka dan Imbauan Waspada
Menyikapi kondisi ini, BPBD Kabupaten Bangka telah mengambil langkah cepat dengan menerjunkan sejumlah petugas ke lokasi terdampak. Tim di lapangan bertugas untuk memantau ketinggian air, kondisi warga, serta memberikan informasi terkini.
Meskipun belum ada warga yang diungsikan, BPBD mengimbau masyarakat yang terdampak banjir rob agar tetap waspada. Warga diminta untuk segera melakukan penyelamatan diri dan harta benda jika ancaman banjir semakin membahayakan.
Selain fokus pada daerah terdampak langsung di Sungailiat, BPBD juga berkoordinasi dengan wilayah lain yang rawan banjir rob. Rusmansyah menyebutkan Desa Lumut di Kecamatan Riau Silip dan Kecamatan Belinyu sebagai daerah yang juga menjadi perhatian.
Tim di lapangan juga berkoordinasi erat dengan pemerintah desa setempat. Kolaborasi ini bertujuan untuk melakukan pendataan yang akurat mengenai jumlah korban dan kerusakan, serta mempersiapkan bantuan yang diperlukan jika situasi memburuk.
Sumber: AntaraNews