Ratusan ponsel diduga ilegal asal China disita Polda Banten

Jumat, 27 April 2018 21:03 Reporter : Dwi Prasetya
Ratusan ponsel diduga ilegal asal China disita Polda Banten Polda Banten amankan ratusan ponsel Cina diduga ilegal. ©2018 Merdeka.com/Dwi Prasetya

Merdeka.com - Subdit 3 Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polda Banten mengamankan tiga minibus Daihatsu membawa ratusan dus berisikan telpon selular asal China. Gawai tersebut diduga masuk ke Indonesia secara Ilegal.

Beberapa waktu lalu, tiga kendaraan berisikan dus cukai besar berisikan handphone transit di gedung Resmob Polda Banten, Jalan Serang–Pandeglang, Kelurahan Sempu, Kecamatan Serang, Kota Serang. Tiga kendaraan bersama sopir dikawal ketat petugas menuju kantor badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten. Karena pihak kepolisian mencurigai di dalam kardus tersebut ada narkoba.

Di kantor BNNP Banten Jalan Syeh Nawawi Al-Bantani, semua kardus berisikan ponsel dimasukan dalam mobil detektor narkoba. Setelah semua kardus ponsel tersebut dicek satu per satu melalui pendeteksi narkoba, tiga kendaraan tersebut langsung dibawa ke Mapolda Banten.

"Iya kita cek terlebih dahulu di sini. Memang barang ini dari Sumatera masuk ke sini (Banten)," kata Kabid Pemberantasan BNN Provinsi Banten, AKBP Abdul Majid ditemui di kantornya.

Hingga kini penyidik Polda Banten masih melakukan penyelidikan masuknya telpon seluler merek ternama asal China yang masuk ke Banten diduga melalui jalur ilegal. Ratusan dus berisikan ponsel tersebut diduga masuk melalui pelabuhan tikus di wilayah Banten.

"Barang itu (Ponsel) masuk bukan dari pelabuhan resmi. Tapi masuk melalui jalur pelabuhan tikus. Itulah yang kemudian dari pihak Krimum dilimpahkan kepada Krimsus untuk menyelidiki lebih lanjut. Kaitannya memang dengan izin perdagangan. Masih diselidiki. Memang dokumennya tidak lengkap," kata Kabid Humas Polda Banten AKBP Whisnu kepada wartawan.

Hingga berita ini diturunkan, wartawan belum mendapatkan konfirmasi resmi dari pihak Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Banten. [gil]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini