Ratusan Jamaah Padati Plaza Masjid Apung Ancol Rayakan Sholat Id Ancol Penuh Harmoni

Ratusan jamaah memadati Plaza Masjid Apung Ancol untuk merayakan Sholat Id Ancol dalam suasana penuh kebersamaan dan keindahan ciptaan-Nya, memperkuat tali persaudaraan di hari kemenangan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Ratusan Jamaah Padati Plaza Masjid Apung Ancol Rayakan Sholat Id Ancol Penuh Harmoni
Ratusan jamaah memadati Plaza Masjid Apung Ancol untuk merayakan Sholat Id Ancol dalam suasana penuh kebersamaan dan keindahan ciptaan-Nya, memperkuat tali persaudaraan di hari kemenangan. (AntaraNews)

Ratusan umat Muslim memadati Plaza Masjid Apung Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, untuk melaksanakan ibadah Sholat Id. Kegiatan ini berlangsung pada hari Sabtu, dimulai tepat pukul 07.00 WIB di tepi pantai Lagoon yang indah. Pelaksanaan sholat Id ini terbuka untuk umum, mengundang seluruh masyarakat untuk turut serta.

Ibadah Sholat Id di Ancol ini dipimpin oleh Dr. KH Samsul Ma’arif, yang merupakan Ketua PWNU Jakarta Utara, sebagai imam sekaligus khatib. Kehadiran beliau menambah kekhidmatan suasana, membimbing jamaah dalam meraih kemenangan spiritual di hari yang fitri. Momen ini menjadi ajang untuk memperkuat tali persaudaraan.

Manajemen PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk mengajak masyarakat merayakan hari kemenangan dengan tema "Harmoni Kemenangan-Bersinergi dalam Kesabaran, Menggapai Kejayaan Bersama". Tema ini menekankan pentingnya kebersamaan dan kesabaran dalam mencapai kejayaan bersama.

Pelaksanaan Sholat Id di tepi pantai Lagoon Ancol menawarkan pengalaman spiritual yang unik dan menenangkan bagi para jamaah. Lokasi yang istimewa ini diharapkan dapat meningkatkan rasa syukur terhadap keagungan ciptaan Allah SWT. Pemandangan laut yang luas menjadi latar belakang ibadah yang khusyuk.

Menurut Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Daniel Windriatmoko, keindahan alam di sekitar lokasi sholat menjadi nilai tambah tersendiri. "Lokasi tepi pantai ini kiranya dapat menambah rasa syukur kita atas keagungan ciptaan Allah SWT," ujarnya. Ini menciptakan suasana damai.

Momen Sholat Id Ancol di lokasi terbuka ini juga menjadi sarana untuk merasakan kedekatan dengan alam. Udara segar dan panorama yang menawan mendukung kekhusyukan ibadah. Jamaah dapat merenungkan makna Idul Fitri dengan lebih mendalam.

Daniel Windriatmoko menegaskan bahwa kemenangan pada hari Idul Fitri memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar perayaan lahiriah. Bukan hanya tentang pakaian baru atau hidangan lezat yang disajikan di rumah. Idul Fitri adalah tentang pembersihan hati.

"Kemenangan pada hari Idul Fitri bukan hanya tentang pakaian baru atau hidangan lezat, tetapi tentang hati yang bersih dan tali persaudaraan yang erat," kata Daniel. Pesan ini mengajak jamaah untuk fokus pada esensi spiritual. Momen ini adalah kesempatan berharga.

Ia juga mengajak seluruh warga yang mengikuti Sholat Id Ancol agar memanfaatkan momen Idul Fitri sebagai ajang saling memaafkan. Selain itu, berbagi kebahagiaan dan merenungkan besarnya karunia Allah SWT juga menjadi inti perayaan. Kebersamaan menjadi kunci utama.

"Di Ancol, kita tidak hanya merayakan kemenangan, tetapi juga merayakan kebersamaan dan keindahan ciptaan-Nya," tambah Daniel. Hal ini menekankan bahwa perayaan di Ancol menggabungkan aspek spiritual dan sosial. Ini adalah perayaan holistik.

Pada hari kemenangan Idul Fitri 1447 H ini, panitia Sholat Idul Fitri Masjid Baiturrahman di Ancol turut berperan aktif dalam pengumpulan zakat. Mereka telah menerima berbagai jenis zakat dari para jamaah. Ini termasuk zakat fitrah, zakat mal, infak, dan sedekah.

Penerimaan zakat ini dapat berupa beras maupun uang, memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk menunaikan kewajiban mereka. Proses pengumpulan ini menunjukkan kepedulian terhadap sesama. Transparansi dalam pengelolaan zakat sangat penting.

Daniel Windriatmoko menjelaskan bahwa seluruh zakat yang terkumpul akan disalurkan kepada warga yang membutuhkan. "Selanjutnya, semua itu akan disalurkan ke warga yang membutuhkan," ungkap Daniel. Ini memastikan bahwa bantuan tepat sasaran.

Inisiatif ini sejalan dengan semangat Idul Fitri untuk berbagi kebahagiaan dan meringankan beban sesama. Panitia berperan sebagai jembatan antara pemberi dan penerima zakat. Hal ini memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi