Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Banten menaruh harapan besar terhadap Kongres Persatuan PWI Pusat yang akan diselenggarakan di Cikarang, Jawa Barat. Kongres ini diharapkan menjadi momentum krusial untuk menyatukan kembali organisasi wartawan tertua di Indonesia setelah sempat dilanda konflik internal yang berkepanjangan. Ketua PWI Provinsi Banten, Rian Nopandra, menyatakan keyakinannya bahwa kongres yang dijadwalkan pada 29-30 Agustus mendatang di BPPTIK Komgidi akan berjalan lancar, aman, dan damai.
Konflik internal yang melahirkan dualisme kepemimpinan telah memecah belah PWI, termasuk di tingkat provinsi seperti Banten. Namun, dalam semangat persatuan, kedua kubu di PWI Banten telah sepakat untuk memilih calon ketua umum pada kongres yang akan datang. Situasi ini menunjukkan adanya keinginan kuat dari anggota untuk mengakhiri perpecahan dan membangun kembali soliditas organisasi demi masa depan jurnalistik Indonesia.
Rian Nopandra juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Dewan Pers dan Pemerintah yang telah berperan sebagai fasilitator. Peran mereka sangat vital dalam membantu menyelesaikan konflik internal PWI, sehingga Kongres Persatuan ini bisa terlaksana dengan baik. Dukungan dari berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan upaya rekonsiliasi ini, menunjukkan komitmen bersama untuk menjaga integritas profesi wartawan.
Advertisement
Advertisement
PWI Banten menegaskan pentingnya Kongres PWI Pusat sebagai ajang rekonsiliasi dan penyatuan. Rian Nopandra berharap kongres ini tidak hanya sukses memilih pemimpin baru, tetapi juga benar-benar mampu merajut kembali benang-benang persatuan yang sempat terurai. Proses pemilihan ketua umum periode 2025-2030 diharapkan menghasilkan sosok yang amanah dan memiliki visi untuk kemajuan organisasi secara menyeluruh, serta mampu menjawab tantangan zaman.
Keberhasilan kongres ini sangat bergantung pada komitmen semua pihak untuk menjaga kondusivitas dan menghindari upaya-upaya yang dapat menggagalkan jalannya acara. Rian menambahkan, jika ada pihak yang mencoba menghalangi atau menggagalkan kongres, mereka adalah individu yang tidak menginginkan persatuan di tubuh PWI. Semangat kebersamaan harus menjadi landasan utama bagi setiap peserta kongres demi tercapainya tujuan bersama.
PWI Banten sendiri telah menunjukkan komitmennya terhadap persatuan dengan menyepakati satu suara dalam mendukung calon ketua umum. Meskipun sempat terbagi dalam dua kepemimpinan di tingkat provinsi, kesepakatan ini menjadi sinyal positif yang kuat. Hal ini mencerminkan keinginan kuat dari anggota PWI di Banten untuk melihat organisasi kembali solid dan fokus pada peran utamanya dalam dunia jurnalistik nasional.
Advertisement
Dukungan terhadap Dewan Pers dan Pemerintah sebagai mediator juga menjadi poin penting yang disoroti. Peran mereka dalam memfasilitasi dialog dan menemukan titik temu sangat krusial dalam proses penyelesaian konflik. Tanpa intervensi dan fasilitasi yang bijaksana, penyelesaian konflik internal PWI mungkin akan memakan waktu lebih lama atau bahkan berlarut-larut tanpa ujung yang jelas.
Advertisement
Semangat persatuan di tubuh PWI mulai terasa kuat menjelang Kongres PWI Pusat. Salah satu indikatornya adalah kelegowoan Ketua Umum PWI Pusat sebelumnya, Zulmansyah Sekedang, yang memilih untuk tidak mencalonkan diri kembali. Keputusan ini dipandang sebagai langkah besar demi kepentingan organisasi, meskipun ia memiliki hak dan potensi untuk kembali berkompetisi.
Rian Nopandra secara khusus memuji sikap Zulmansyah, menyebutnya sebagai teladan dalam mengedepankan persatuan di atas kepentingan pribadi. Sikap ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh anggota PWI untuk menempatkan keberlangsungan dan soliditas organisasi di atas segalanya. Pengorbanan ini menunjukkan komitmen nyata terhadap visi PWI yang bersatu dan kuat.
Terkait pemilihan ketua umum, PWI Banten telah menyatakan dukungannya kepada Direktur LKBN Antara, Akhmad Munir. Dukungan ini didasari oleh rekam jejak Munir yang dianggap sangat memahami problematika di daerah. Pengalamannya sebagai Ketua PWI Jawa Timur selama dua periode dan Ketua Bidang Daerah PWI Pusat menjadi nilai tambah yang signifikan dalam memimpin organisasi sebesar PWI.
Advertisement
Akhmad Munir dinilai sebagai figur yang tepat untuk menyatukan organisasi wartawan terbesar di Indonesia ini. PWI Banten meyakini bahwa Munir memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk membawa PWI ke arah yang lebih baik, mengakhiri perpecahan, dan memperkuat peran PWI dalam ekosistem media nasional. Dukungan ini juga diperkuat oleh restu dari Zulmansyah Sekedang sendiri, menunjukkan adanya konsensus di antara para tokoh PWI.
Sumber: AntaraNews