Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah mengambil langkah signifikan dengan menetapkan Desa Batu Belubang di Kabupaten Bangka Tengah sebagai Desa Wisata Nusantara. Keputusan ini diumumkan pada Minggu, 14 Desember, bertepatan dengan acara Pesta Pantai Tudang Sipulung yang dihadiri langsung oleh Gubernur Hidayat Arsani. Inisiatif ini bertujuan utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat melalui pengembangan sektor pariwisata.
Penetapan Desa Wisata Nusantara Batu Belubang ini diharapkan dapat menjadi katalisator bagi peningkatan kesejahteraan warga, khususnya para nelayan dan komunitas lokal. Gubernur Hidayat Arsani menegaskan bahwa pengembangan wisata desa ini juga merupakan bagian dari upaya pelestarian kebudayaan yang kaya di wilayah tersebut. Dengan demikian, Desa Batu Belubang tidak hanya akan menjadi destinasi wisata, tetapi juga pusat pelestarian tradisi.
Pengembangan Desa Wisata Nusantara ini akan fokus pada peningkatan destinasi wisata yang bersih, aman, dan menarik, sambil tetap menjaga kelestarian lingkungan pesisir yang menjadi ciri khasnya. Langkah strategis ini diharapkan dapat mempererat persaudaraan antar masyarakat pesisir dan membawa berkah bagi seluruh penduduk Kepulauan Bangka Belitung.
Advertisement
Advertisement
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, menyatakan bahwa penetapan Desa Batu Belubang sebagai Desa Wisata Nusantara memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas destinasi wisata. Hal ini mencakup aspek kebersihan, keamanan, dan daya tarik bagi pengunjung, sekaligus memastikan kelestarian ekosistem pesisir. Upaya ini merupakan bagian integral dari visi pembangunan daerah yang berkelanjutan.
"Dengan dijadikanya desa wisata nusantara tentunya dapat mempererat persaudaraan masyarakat pesisir dan membawa berkah bagi para nelayan, sehingga dapat memberikan energi positif bagi pembangunan daerah Kepulauan Babel ini," kata Gubernur Hidayat Arsani. Pernyataan ini menggarisbawahi harapan besar pemerintah terhadap dampak positif program ini bagi seluruh lapisan masyarakat di Batu Belubang.
Pengembangan Desa Wisata Nusantara Batu Belubang diharapkan mampu menciptakan peluang ekonomi baru bagi warga lokal. Ini termasuk peningkatan pendapatan bagi nelayan melalui pariwisata bahari dan pengembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang berbasis pada produk lokal dan kebudayaan. Fokusnya adalah pada pemberdayaan masyarakat agar dapat berpartisipasi aktif dalam pengelolaan wisata.
Advertisement
Advertisement
Pengembangan Desa Wisata Nusantara Batu Belubang sangat mengandalkan partisipasi aktif dari masyarakat lokal, khususnya Suku Bugis yang mendiami wilayah tersebut. Saat ini, masyarakat Desa Batu Belubang tengah mengembangkan pemanfaatan potensi desa wisata dengan melibatkan komunitas melalui gagasan seperti Tarung Taruna peduli wisata. Inisiatif ini menunjukkan semangat gotong royong dalam memajukan desa wisata.
Gubernur Hidayat Arsani mengajak seluruh Komunitas Kekerabatan Suku (KKS) se-Kepulauan Babel untuk bersatu dan melaksanakan berbagai tradisi kebudayaan di Desa Batu Belubang secara bersama-sama. Kolaborasi ini penting untuk memastikan bahwa nilai-nilai budaya tetap lestari dan menjadi daya tarik unik bagi wisatawan yang berkunjung ke Desa Wisata Nusantara ini.
"Saya berharap agar seluruh masyarakat Bugis se-Babel bersatu untuk mengangkat dan memajukan sektor ekonomi di Kepulauan Babel ini," ujar Gubernur. Dukungan penuh pemerintah terhadap pengembangan desa wisata budaya ini tidak hanya bertujuan melestarikan tradisi, tetapi juga mendorong pembangunan serta ekonomi masyarakat pesisir secara signifikan.
Advertisement
Sumber: AntaraNews