Prostitusi di Apartemen Margonda, Muncikari 19 Tahun dan Siswi SMA Ditangkap

Senin, 18 November 2019 03:32 Reporter : Nur Fauziah
Prostitusi di Apartemen Margonda, Muncikari 19 Tahun dan Siswi SMA Ditangkap Ilustrasi Prostitusi. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Polres Metro Depok mengamankan seorang pemuda terkait kasus prostitusi di apartemen. Pelaku berperan sebagai muncikari. Pelaku adalah DP (19) yang tega menjual temannya sendiri.

Pelaku diamankan ketika hendak menyodorkan seorang wanita di bawah umur yang tak lain adalah teman sekolahnya dulu. DP menjual temannya pada pelanggan yang sudah janjian di Apartemen Margonda Resident 5, Margonda Kota Depok. Ketika diamankan, DP tak dapat mengelak. Dia pun hanya pasrah ketika petugas menangkapnya.

"Kita melakukan penangkapan terhadap pelaku, dalam kasus tindak pidana menempatkan, membiarkan, melakukan, menyuruh melakukan, atau turut serta melakukan eksploitasi secara ekonomi dan atau seksual terhadap Anak," kata Kasubbag Humas Polres Metro Depok, AKP Firdaus, Minggu (17/11).

1 dari 2 halaman

Janjian di Apartemen

DP saat itu menjual SP yang masih duduk di bangku sekolah atas. SP adalah siswa kelas XII. SP mematok harga Rp2 juta pada DP. Kemudian mereka janjian di salah satu unit apartemen.

"Sesampai di lokasi, pelaku mengajak SP ke lantai 16 menuju kamar pemesan. Setelah bertemu, dia menerima uang senilai Rp500 ribu," paparnya.

Setelah mengantar SP kemudian DP pergi. Ketika keluar lift petugas langsung menyergapnya.

"Dari tangan pelaku, kami amankan 1 unit Handphone merek Samsung J3 Pro warna Gold dan uang tunai sebesar Rp500.000 disita dan pelaku dibawa ke polresta depok," ucapnya.

2 dari 2 halaman

Teman Kecil Pelaku

Kasus ini terungkap ketika DP dihubungi oleh salah satu orang yang meminta dicarikan wanita yang masih remaja. DP mendapat pesanan pada 11 November. Namun saat itu DP tidak menggubris.

"Keesokan harinya baru pesan itu dibalas dan DP mencarikan wanita sesuai pesanan. Sekitar pukul 16.00 WIB pelaku bertemu SP dan diantar ke unit pemesan," katanya.

Pelaku pun kini masih dimintai keterangan lebih lanjut. "Masih terus diperiksa," ujarnya.

Sementara itu, DP mengaku memperoleh bagian dari praktek prostitusi tersebut sekitar Rp300 ribu. Dia mengenal SP, sejak masih kecil. "Itu teman kecil saya, dia bilang butuh uang. Hasil yang saya dapat buat rokok-rokok saja," katanya. [gil]

Baca juga:
Usia 18 Tahun Jadi Muncikari, R Jual Perempuan Lulusan SMA Hingga Mahasiswi
Pekerjakan Anak Sebagai PSK, Pemilik Karaoke di Malang Ditangkap
Prostitusi Artis Berbalut Simpanan Gadun
Polisi Bongkar Prostitusi Libatkan Anak di Nunukan
Pekan Depan, Dua Publik Figure Diperiksa Terkait Prostitusi Online
Dua Mucikari Jadi Tersangka Kasus Prostitusi Online di Tasikmalaya
Jaringan Maksiat Rantai Prostitusi Artis

Topik berita Terkait:
  1. Prostitusi
  2. Prostitusi Online
  3. Depok
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini