Profil Afriansyah Noor, Wasekjen Demokrat yang Dilantik Prabowo Jadi Wamenaker Gantikan Immanuel Ebenezer

Afriansyah Noor menggantikan posisi ditinggalkan Immanuel Ebenezer yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus pemerasan.

Muhamad Agil Aliansyah
Oleh Muhamad Agil Aliansyah - Reporter
Profil Afriansyah Noor, Wasekjen Demokrat yang Dilantik Prabowo Jadi Wamenaker Gantikan Immanuel Ebenezer
Profil Afriansyah Noor, Wasekjen Demokrat yang Dilantik Prabowo Jadi Wamenaker Gantikan Immanuel Ebenezer (Merdeka.com)

Presiden Prabowo Subianto melantik Wakil ketua Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Afriansyah Noor sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker). Afriansyah Noor menggantikan posisi ditinggalkan Immanuel Ebenezer yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus pemerasan.

Afriansyah Noor dilantik Presiden Prabowo sebagai Wamenaker yang baru bersama menteri dan wakil menteri lainnya yang merupakan hasil dari perombakan (reshuffle) ke-3 Kabinet Merah Putih. Jajaran menteri dan wakil menteri lainnya yang juga dilantik oleh Presiden Prabowo hari ini, yaitu Erick Thohir sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Djamari Chaniago sebagai enteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Rohmat Marzuki sebagai Wakil Menteri Kehutanan, Farida Farichah sebagai Wakil Menteri Koperasi, Angga Raka Prabowo sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI.

Pelantikan itu ditetapkan oleh Presiden Prabowo dalam Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 96P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode 2024—2029 pada 8 September 2025.

Dalam prosesi itu, yang berlangsung tepat pada pukul 15.00 WIB, Presiden Prabowo memimpin pengambilan sumpah pejabat-pejabat baru tersebut.

"Bahwa saya, akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya, kepada bangsa dan negara. Bahwa saya, dalam menjalankan tugas jabatan, akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab," demikian sumpah jabatan yang diucapkan para pejabat baru tersebut.

Selepas pengambilan sumpah, masing-masing dari pejabat yang baru dilantik itu lanjut menandatangani berita acara pelantikan, bersama Presiden Prabowo. Kemudian, Presiden Prabowo menyalami satu per satu pejabat yang baru dilantik tersebut, diikuti oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dan jajaran menteri, wakil menteri Kabinet Merah Putih, serta pimpinan lembaga negara.

Sosok Afriansyah bukan orang asing di kabinet Merah Putih. Dia sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dalam Kabinet Merah Putih.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Afriansyah Noor menjabat Wasekjen Demokrat periode 2025-2029. Afriansyah merupakan putra asli Sumatera yang lahir di Jambi, 20 April 1972.

Afriansyah memiliki istri dari Semarang, Jawa Tengah bernama Lin Nurhayani. Atas pernikahannya itu, Afriansyah dikaruniai empat orang anak bernama Putri Ariska Anggraini Noor, Akmal Farhansyah Razzak, Lutfia Nur Hasnah Rahmatika Dan Putra Ramzzysyah Noor Razzak.

Pendidikan Afriansyah dimulai dari SDN 5 Lubuk Linggau tahun 1984, SMPN 3 Lubuk Linggau tahun 1987, SMAN 4 Jambi tahun 1990 dan Institut Sains & Teknologi Nasional tahun 1997

Afriansyah memulai kariesnya sebagai pengawas proyek PT. Nusa Raya Cipta (1996), Dir. Operasional PT. Harna Ruas Permai (1998-2000), Dir. Marketing PT. Yosinesta Dwipratama (2004), Dewan Pembina Yayasan Agung Darma Fiskal Plus Education (2004-2005), Dir. Operasional PT. Kamba 9. (2004-2005), Dir. Operasional PT. Georai Pratama (2005), Dir. Pengamanan Aset & Penertiban DP3KK (Badan Pengelola Komplek Kemayoran) (2005-2008).

Afriansyah pernah menjadi Caleg DPR RI Dapil Jambi, dengan nomor urut 1 tahun 2019 lalu, namun gagal. PBB hanya mampu meloloskan wakilnya di DPRD Provinsi Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, dan Maluku Utara.

Afriansyah juga pernah menjadi direktur di beberapa perusahaan, yakni Direktur Operasional PT Harna Ruas Permai (1998-2000), Direktur Marketing PT Yosinesta Dwipratama (2004), Direktur Operasional PT Kamba 9 (2004-2005), Direktur Operasional PT Georai Pratama (2005), dan Direktur Pengamanan Aset & Penertiban DP3KK (Badan Pengelola Komplek Kemayoran) (2005-2008).

Afriansyah juga pernah menjabat sebagai Dewan Pembina Yayasan Agung Darma Fiskal Plus Education (2004-2005).

Dia menikah Lin Nurhayani. Dari pernikahan itu, keduanya dikaruniai 4 anak yakni Putri Ariska Anggraini Noor, Akmal Farhansyah Razzak, Lutfia Nur Hasna Rahmatika, dan Putra Ramzzysyah Noor Razak.

Selain itu, Afriansyah pernah berkarier di berbagai perusahaan, antara lain sebagai Direktur Operasional PT Harna Ruas Permai pada periode (1998–2000), Direktur Marketing PT Yosinesta Dwipratama pada (2004), Direktur Operasional PT Kamba 9 selama (2004–2005), Dewan Pembina Yayasan Agung Darma Fiskal Plus Education pada (2004–2005), Direktur Operasional PT Georai Pratama pada (2005), serta Direktur Pengamanan Aset dan Penertiban di DP3KK (Badan Pengelola Komplek Kemayoran) dari (2005-2008).

Melansir Antara, pada pemilihan umum Presiden 2004, ia pernah menjabat sebagai Anggota Tim Kampanye Nasional untuk kandidat Susilo Bambang Yudhoyono–Muhammad Jusuf Kalla.

Kemudian di tahun 2010 ia memperoleh gelar magister S-2 di bidang Ilmu Administrasi dari Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mandala Indonesia (STIAMI).

Di tengah kesibukannya, ia juga melanjutkan pendidikannya untuk mengambil Program Profesi Insinyur (PPI) di Universitas Sriwijaya, Palembang, dan lulus di tahun 2023.

Afriansyah Noor juga tercatat pernah menduduki jabatan yang sama sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan pada era Pemerintahan Presiden ke-7 RI Joko Widodo, yakni pada periode 15 Juni 2022 hingga 20 Oktober 2024.

Sementara di kabinet Merah Putih dalam pemerintahan Prabowo-Gibran, Afriansyah dilantik sebagai Wakil Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) pada periode 2024-2029.

Posisi ini memberinya tanggung jawab besar untuk mendampingi Haikal Hassan Baras, atau yang akrab disapa Babe Haikal, sebagai Kepala BPJPH dalam memperkuat dan memperluas sertifikasi halal dalam memastikan produk di Indonesia.

Selain itu, Afriansyah juga bertanggung jawab membantu Babe Haikal dalam menjalin koordinasi dengan berbagai lembaga, seperti Lembaga Pemeriksa Halal (LPH), Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H), Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta Komite Fatwa Produk Halal, guna memastikan penyelenggaraan Jaminan Produk Halal berjalan dengan baik.

Koordinasi ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi proses sertifikasi halal, memastikan standar yang diterapkan sesuai dengan ketentuan syariah, serta memperluas jangkauan produk halal baik di pasar lokal maupun internasional, demi mendukung perkembangan industri halal di Indonesia.

Rekomendasi