Prabowo Rapat Bareng Sejumlah Menteri dan Gubernur Aceh di Posko Bencana, Bahas Percepatan Penanganan Banjir

Rapat digelar usai Prabowo meninjau lokasi terdampak banjir di Kabupaten Bireuen.

Lizsa Egeham
Oleh Lizsa Egeham - Reporter
Prabowo Rapat Bareng Sejumlah Menteri dan Gubernur Aceh di Posko Bencana, Bahas Percepatan Penanganan Banjir
Prabowo Rapat Bareng Sejumlah Menteri dan Gubernur Aceh di Posko Bencana, Bahas Percepatan Penanganan Banjir (Merdeka.com)

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah anggota Kabinet Merah Putih di posko terpadu penanganan bencana banjir di Lanud Sultan Iskandar Muda, Provinsi Aceh, Minggu (7/12) malam. Rapat digelar usai Prabowo meninjau lokasi terdampak banjir di Kabupaten Bireuen.

Berdasarkan pantauan Liputan6.com, rapat dimulai sekitar pukul 19.17 WIB. Prabowo ingin penanganan bencana melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat dipercepat sehingga masyarakat dapat hidup normal kembali.

"Beliau ingin betul-betul penanganan terhadap terjadinya bencana yang melanda di tiga provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat dapat dilakukan percepatan. Dan malam ini bapak presiden ingin langsung memimpin rapat koordinasi bersama dengan seluruh jajaran menteri-menteri terkait," kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo di Lanud Sultan Iskandar Muda Aceh, Minggu (7/12).

Prabowo Rapat di Posko Pengungsian
Prabowo Rapat di Posko Pengungsian lizsa/liputan6.com

Upaya Pemerintah Tangani Bencana

Nantinya, menurut Prasetyo, pemerintah akan memutuskan upaya-upaya percepatan penanganan bencana yang dilakukan. Prasetyo menyampaikan rapat juga akan membahas penanganan darurat bencana, inventarisasi kerusakan, persiapan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur.

"Penanganan darurat, kemudian segera untuk paralel dilakukan inventarisasi, termasuk diproses dipersiapkan rehabilitasi maupun rekonstruksi. Semua. Paralel harus dikerjakan," ujar dia.

Antisipasi Penyakit Serang Pengungsi

Selain itu, rapat terbatas juga membahas soal penyakit-penyakit menyerang pengungsi banjir. Prasetyo membuka peluang adanya perbantuan dari daerah lain untuk tenaga medis.

"Dalam bencana kali ini rumah sakit, tenaga kesehatan, tenaga medis juga bagian dari yang terdampak sehingga memerlukan penanganan yang mungkin harus kita lakukan perbantuan dari luar daerah," tutur Prasetyo.

Sejumlah menteri yang hadir yakni, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Pratikno, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Luar Negeri Sugiono

Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Marurar Sirait

Kemudian, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo, hingga Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Tampak pula Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem.

Rekomendasi