Polri sebut FPI bakar markas GMBI karena termakan informasi hoax

Jumat, 13 Januari 2017 12:23 Reporter : Juven Martua Sitompul
Polri sebut FPI bakar markas GMBI karena termakan informasi hoax Demo FPI. ©2014 merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Ormas Front Pembela Islam menyerang dan membakar markas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) di Bogor, Jumat (13/1) dini hari tadi. Sedikitnya, 20 anggota FPI diamankan atas insiden tersebut.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto mengatakan, penyerangan dan pembakaran terjadi sekitar pukul 02.51 Wib. Menurut keterangan saksi, anggota FPI yang menyerang berjumlah sekitar 150 orang.

"Pelaku kurang lebih dan ada yang dilihat para saksi 150 orang, dari 150 orang sudah diamankan 20 orang dan sekarang sedang dalam pemeriksaan di Polres Bogor Kabupaten," kata Rikwanto di Komplek Mabes Polri, Jakarta, Jumat (13/1).

Rikwanto menjelaskan dari pemeriksaan awal diketahui pemicu penyerangan adalah adanya informasi hoax yang menyebut jika salah satu anggota FPI ditusuk oleh GMBI.

"Beredar informasi di medsos yang menyatakan salah satu anggota FPI kena tusuk, kemudian di medsos juga ada penculikan anggota FPI dan lain-lain, jadi banyak berita beredar di medsos dan ini menyulut anggota ormas FPI Bogor sehingga terjadi penyerangan tersebut," ujar dia.

Atas peristiwa tersebut, satu markas GMBI serta sebuah rumah hangus terbakar. "Akibat penyerangan tersebut, satu rumah terbakar dan satu sekretariat GMBI terbakar ataupun dirusak," ucap Rikwanto.

Dikatakan Rikwanto, untuk mendalami kasus penyerangan dan pembakaran itu sampai sejauh ini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap para saksi dan pelaku. Dia menegaskan, jika ditemukan pelanggaran hukum polisi tidak akan segan-segan menjerat para pelaku.

"Tentunya kalau ada pelanggaran hukum di situ akan kita proses hukum," pungkas Rikwanto. [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini