Polri dan Pemuda Katolik Perkuat Ketahanan Pangan Nasional Lewat Penanaman Jagung di Cianjur

Kolaborasi Polri dan Pemuda Katolik dalam penanaman jagung di Cianjur menjadi langkah nyata mendukung swasembada pangan nasional. Simak detail sinergi strategis ini yang melibatkan berbagai pihak untuk ketahanan pangan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Polri dan Pemuda Katolik Perkuat Ketahanan Pangan Nasional Lewat Penanaman Jagung di Cianjur
Kolaborasi Polri dan Pemuda Katolik dalam penanaman jagung di Cianjur menjadi langkah nyata mendukung swasembada pangan nasional. Simak detail sinergi strategis ini yang melibatkan berbagai pihak untuk ketahanan pangan. (AntaraNews)

Polri bersama Pemuda Katolik Komda Jawa Barat menggelar Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026. Kegiatan ini dilakukan pada lahan seluas 80 hektare di Desa Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada hari Sabtu.

Inisiatif ini merupakan wujud komitmen kuat untuk mendukung program swasembada pangan nasional yang terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Sinergi strategis ini menjadi kunci utama dalam pelaksanaan program penting tersebut.

Kapolres Cianjur Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Akhmad Alexander Yurikho Hadi menegaskan bahwa keterlibatan Polri adalah bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah. Program ini juga bertujuan memperkuat ketahanan pangan serta memberikan dampak ekonomi positif bagi petani dan masyarakat sekitar.

Penanaman jagung serentak ini menunjukkan sinergi kuat antara Polri, organisasi kepemudaan, dan masyarakat. Tujuannya adalah memperkuat ketahanan pangan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi petani dan warga sekitar.

Lahan seluas 80 hektare yang digunakan untuk program ini merupakan milik PT Cirata Wahana Pesona Sakti (Yayasan Trisakti). Pengelolaannya dipercayakan kepada CV. Nera Agro Mandiri, sebuah unit usaha dari Pemuda Katolik Cianjur.

Program ini terlaksana berkat kerja sama erat dengan berbagai pihak terkait di tingkat daerah. Mitra kolaborasi meliputi Polres Cianjur, Bulog Cianjur, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Cianjur, serta Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Mande.

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Katolik, Stefanus Gusma, menyatakan bahwa partisipasi kadernya merupakan bentuk kontribusi aktif generasi muda. Ini adalah respons terhadap agenda strategis bangsa, khususnya isu ketahanan pangan yang krusial.

Gusma menekankan pentingnya ketahanan pangan sebagai isu masa depan bangsa yang tidak bisa diabaikan. Ia juga mengajak kader Pemuda Katolik di berbagai daerah untuk mengembangkan program serupa demi memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Di tempat terpisah, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin Penanaman Jagung Serentak secara nasional. Kegiatan ini dipusatkan di Sumatera Selatan dan diikuti jajaran Polda se-Indonesia melalui konferensi video.

Kapolri menegaskan bahwa program penanaman jagung ini adalah amanah dari Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan swasembada pangan nasional. Peningkatan produksi jagung juga penting untuk memenuhi kebutuhan yang terus meningkat, termasuk untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Presiden sebelumnya telah menyampaikan optimisme pemerintah untuk mencapai swasembada pangan dalam waktu tiga tahun ke depan. Target ini menunjukkan komitmen serius pemerintah terhadap sektor pertanian dan ketahanan pangan.

Kedaulatan pangan ditekankan sebagai pilar utama kemandirian bangsa yang tidak bisa ditawar. Ini juga memastikan ekosistem pertanian berjalan adil dan berpihak pada petani sebagai ujung tombak ketahanan pangan nasional.

Dukungan penuh terhadap petani sangatlah penting dalam mencapai tujuan kedaulatan pangan. Upaya kolaboratif seperti penanaman jagung ini diharapkan dapat mempercepat pencapaian target swasembada pangan nasional.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi